Financial Literacy(skripsi dan tesis)

Menurut Garman dan Forgue (2010), financial literacy adalah
pengetahuan akan fakta, konsep, prinsip, dan teknologi agar setiap orang
bersikap cerdas terhadap uang. Seseorang yang memiliki financial literacy
dapat meningkatkan kemampuan seseorang dalam mengatasi masalah
keuangan seharihari dan membantu dalam mengambil keputusan keuangan.
Atkinson dan Messy (2011) mengemukakan bahwa financial literacy
merupakan sebuah kombinasi dari kesadaran, pengetahuan, kemampuan
perilaku, dan kebiasaan yang diperlukan untuk mengambil keputusan keuangan
yang tepat dan pada akhirnya dapat mencapai kondisi keuangan yang
memuaskan. Financial literacy menekankan pada pentingnya menerapkan
pengetahuan dan kemampuan di bidang keuangan dalam pengambilan
keputusan keuangan.
Menurut Remund (2010), financial literacy memiliki hubungan dengan
kemampuan seseorang dalam mengelola uang. Definisi financial literacy
terbagi menjadi dua bagian yaitu, definisi secara konseptual dan definisi secara
operasional. Definisi secara operasional digunakan untuk menjelaskan konsep
financial literacy agar lebih mudah diukur. Definisi operasional dibagi menjadi
empat golongan, yaitu penganggaran, tabungan, pinjaman, dan investasi.
Definisi secara konseptual dibagi menjadi lima bagian, yaitu:
a. Kemampuan dalam memahami konsep keuangan, sehingga financial
literacy yang dimiliki dapat diterapkan dalam pengambilan keputusan
keuangan.
b. Kemampuan mengatur keuangan pribadi, dengan menggunakan financial
literacy yang dimiliki untuk melakukan kegiatan keuangan seperti
melakukan pencatatan pemasukan dan pengeluaran.
c. Kemampuan dalam mengambil keputusan yang tepat, menggunakan
financial literacy yang dimiliki.
d. Melakukan perencanaan keuangan secara efektif untuk kebutuhan
keuangan dimasa depan, financial literacy yang dimiliki digunakan untuk
merencanakan investasi keuangan (Remund, 2010).
Laily (2013) mengemukakan bahwa pengetahuan keuangan adalah
kecerdasan dan kemampuan seseorang dalam mengelola keuangannya.
Pengetahuan keuangan mencakup pengetahuan yang terkait masalah keuangan,
seperti pengenalan mengenai lembaga jasa keuangan, apa saja produk dan jasa
keuangan, fitur-fitur yang melekat pada produk dan jasa keuangan, manfaat
dan resiko dari produk dan jasa keuangan, serta hak dan kewajiban sebagai
konsumen pengguna jasa keuangan. Selain itu, pengetahuan keuangan juga
mencakup kemampuan dan keterampilan bagaimana caranya menghitung
bunga, hasil investasi, denda dan sebagainya.
Menurut Lusardi dan Mitchell (2007), financial literacy mencakup
empat konsep keuangan, yaitu:
a. Pengetahuan umum keuangan
Pengetahuan tentang keuangan mencakup pengetahuan keuangan
pribadi, yakni bagaimana mengatur pendapatan dan pengeluaran, serta
memahami konsep dasar keuangan. Konsep dasar keuangan tersebut
mencakup perhitungan tingkat bunga sederhana, bunga majemuk, pengaruh
inflasi, opportunity cost, nilai waktu uang, likuiditas suatu aset, dan lainlain.
b. Pengetahuan mengenai manajemen uang (money management)
Konsep money management mencakup bagaimana setiap individu
dapat mengelola dan menganalisis keuangan pribadi mereka. Pemahaman
literasi keuangan yang baik memberikan praktik keuangan yang baik pula
pada pengelolaan keuangan setiap individu. Dalam hal ini, setiap individu
juga diarahkan tentang bagaimana menyusun anggaran dan membuat
prioritaspenggunaan dana yang tepat sasaran.
c. Pengetahuan mengenai tabungan dan investasi
Tabungan merupakan akumulasi dana berlebih yang diperoleh
dengan sengaja mengkonsumsi sedikit dari pendapatan, sedangkan investasi
adalah menyimpan atau menempatkan uang agar bisa bekerja sehingga
dapat menghasilka uang yang lebih banyak (Garman dan Forgue, 2010).
Dalam pemilihan tabungan, ada enam faktor yang perlu dipertimbangkan,
yaitu: tingkat pengembalian (persentase kenaikan tabungan), inflasi,
pertimbangan pajak, likuiditas (kemudahan dalam menarik dana jangka
pendek tanpa kerugian atau dibebani fee), kemanan (ada tidaknya proteksi
terhadap kehilangan uang jika bank mengalami kesulitan keuangan), dan
pembatasan-pembatasan dari fee, yaitu penundaan atas pembayaran bunga
yang dimasukkan dalam rekening dan pembebanan fee suatu transaksi
tertentu untuk penarikan deposito.
d. Pengetahuan mengenai risiko
Cara menangani suatu risiko akan berpengaruh terhadap keamanan
finansial di masa yang akan datang. Salah satu cara cepat yang dapat
menanggulangi risiko tersebut yaitu dengan mengasuransikan aset ataupun
hal-hal beresiko. Literasi keuangan sangat diperlukan dalam memilih
asuransi aset sebagai pengelola risiko tersebut dan menghindari risiko
tambahan yang mungkin akan terjadi.