Menurut Mussen, dkk (2002) mengemukakan tentang beberapa aspek perilaku
prososial yaitu :
a. Berbagi (sharing), yaitu kesediaan untuk berbagi perasaan dengan orang lain
baik suka maupun duka. Sharing diberikan bila penerima menunjukkan
kesukaran sebelum ada tindakan, meliputi dukungan variabel dan fisik.
b. Menolong (helping), yaitu kesediaan untuk menolong orang lain yang sedang
berada dalam kesulitan. Menolong meliputi membantu orang lain,
memberitahu, menawarkan bantuan kepada orang lain atau melakukan sesuatu
yang menunjang berlangsungnya kegiatan orang lain.
c. Berdermawan (donating), yaitu kesediaan untuk memberikan secara sukarela
sebagian barang miliknya kepada orang lain yang membutuhkan.
d. Kerja sama (cooperating), yaitu kesediaan untuk bekerja sama dengan orang
lain guna tercapainya suatu tujuan. Kerja sama biasanya saling
menguntungkan, saling memberi, saling menolong dan menenangkan.
e. Jujur (honesty), yaitu kesediaan untuk tidak berbuat curang terhadap orang
lain disekitarnya.
Berdasarkan teori dari Carlo & Randall (2002) menyatakan aspek-aspek
perilaku prososial yaitu
a. Altruistic prosocial behavior
Altruistic prosocial behavior adalah memotivasi membantu orang lain
terutama yang berhubungan dengan kebutuhan-kebutuhan dan kesejahteraan
orang lain, seringkali disebabkan oleh respon-respon simpati dan
diinternalisasikan ke dalam norma-norma atau prinsip-prinsip yang tetap
dengan membantu orang lain.
b. Compliant prosocial behavior
Compliant prosocial behavior adalah membantu orang lain karena dimintai
pertolongan baik verbal maupun nonverbal.
c. Emotional prosocial behavior
Emotional prosocial behavior adalah membantu orang lain karena disebabkan
perasaan emosi berdasarkan situasi yang terjadi.
d. Public prosocial behavior
Public prosocial behavior adalah perilaku menolong orang lain yang
dilakukan di depan orang-orang, setidaknya dengan suatu tujuan untuk
memperoleh pengakuan dan rasa hormat dari orang lain (orang tua, teman
sebaya) dan meningkatkan harga diri.
e. Anonymous and dire prosocial behavior
Anonymous prosocial behavior adalah menolong yang dilakukan tanpa
sepengetahuan orang yang ditolong. Sedangkan dire prosocial behavior
adalah menolong orang yang sedang dalam keadaan krisis atau darurat.
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan aspek-aspek prososial yaitu
berbagi, menolong, berdemawan, kerjasama, jujur, altruistic prosocial behavior,
compliant prosocial behavior, emotional prosocial behavior, public prosocial
behavior, anonymous and dire prosocial behavior.
Dari dua teori tersebut peneliti memilih untuk menggunakan aspek dari
Mussen (2002) yaitu berbagi, menolong, berdermawan, kerjasama, dan jujur. Alasan
peneliti memilih aspek tersebut sesuai dengan wawancara awal, hasil menunjukkan
lebih banyak menitikberatkan pada aspek-aspek tersebut
