Menurut Sri Utamy ady (2013:30-33) Trader adalah investor yang
memberi alasan berinvestasi untuk kepentingan jangka pendek, sesaat,
keseharian, dan kekinian. Sedangkan menurut Edwin Santoso (2017:16)
Trader adalah seseorang yang memiliki tujuan untuk memperoleh profit
sebesar-besarnya melalui jual-beli saham dalam jangka waktu pendek dan juga membatasi tingkat loss yang ada melalui penempatan stop loss yang baik.
Jadi trader adalah sama halnya dengan investor yaitu seseorang yang
berinvestasi di pasar modal aka tetapi investor ini berinvestasi dalam jangka
waktu yang pendek dan tentu ingin mendapatkan return sebanyak-banyaknya.
Menurut jangka waktu informan melakukan perdagangan saham,
terdapat tiga macam Trader, yaitu Day Trader, Swing Trader, dan Position
Trader,yaitu :
1. Day Trader
Day Trader adalah Trader yang melakukan transaksi saham harian.
Seorang day trader dapat melakukan berkali-kali transaksi beli dan jual.
Gaya trading ini mengambil keuntungan dari fluktuasi harga harian.
Biasanya trader membuka beberapa posisi dalam sehari. Sifat trader jenis
ini sangat spekulatif. Tujuannya murni mencari capital gain.
2. Swing Trader
Swing Trader adalah saham yang memiliki gaya trading dalam jangka
waktu yang lebih lama dari day trading. Gaya trading ini berusaha
mengambil keuntungan dari fluktuasi atau goyangan (swing) harga dalam
periode yang lebih Panjang. Time horizon-nya adalah dalam hitungan hari
sampai beberapa minggu.
3. position trader
Position Trader adalah trader yang melakukan trading dalam jangka
waktu yang lebih Panjang dari swing trader. Position trader bertransaksi
melakukan pembelian atau penjualan saham dalam jangka waktu minggu
sampai dua-tiga bulan
