Kelemahan Partisipasi Anggaran (skripsi dan tesis)

Dalam partisipasi penyusunan anggaran, dalam pengambilan keputusan
biasanya selalu terjadi konflik permasalahan atasan dan bawahan. Hansen dan
Mowen (2009:48) menjabarkan permasalahan yang timbul dari partisipasi
anggaran, antara lain :
1. Menetapkan standar yang terlalu tinggi atau terlalu rendah
Target yang dicapai pada anggaran cenderung menjadi tujuan manajer saat
ikut berpartisipasi dalam pembuatan anggaran. Penetapan tujuan yang
terlalu rendah bisa mengakibatkan penurunan tingkat kinerja manajer,
namun penetapan tujuan anggaran yang terlalu tinggi bisa menyebabkan
kegagalan untuk mencapai standar dan membuat frustasi manajer yang bisa
mengarah pula pada penurunan tingkat manajer.
2. Membuat kelonggaran dalam anggaran ( sering disebut sebagai menutupi
anggaran)
Partisipasi anggaran dapat menciptakan kesempatan bagi para manajer
untuk membuat kelonggaran dalam anggaran (budgetery slack) atau
senjangan anggaran. Senjangan anggaran dalam jumlah yang cukup besar
dapat merugikan perusahaan, karena sumber daya yang seharusnya bisa
dimanfaatkan secara produktif tidak dapat dilakukan karena telah terikat
pada bagian lain yang sebenarnya tidak membutuhkan sumber daya
tersebut.
3. Partisipasi semu
Partisipasi semu akan terjadi apabila manajemen puncak menerapkan
pengendalian total atas proses penganggaran, sehingga hanya mencari
partisipasi semu dari manajer tingkat bawah. Partisipasi semacam ini tidak
akan mendatangkan mafaat dari anggaran partisipasif sesungguhnya karena
manajemen puncak hanya mendapatkan persetujuan formal dari manajer
tingkat bawah, bukan untuk mencari input yang sebenarnya.
Kelemahan-kelemahan tersebut harus menjadi perhatian bagi manajemen di
dalam organisasi agar kemungkinan untuk terjadi dapat di minimalisir sejak dini.
Penetapan standar yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat di atasi dengan
mengajak manajer untuk berpartisipasi dalam menentukan target anggaran yang
tinggi atau rendah tersebut sehingga realistis untuk dicapai. Manajer puncak harus
memeriksa kembali dengan seksama anggaran yang telah disusun tersebut sehingga
tidak terdapat slack anggaran. Partisipasi semu sedapat mungkin harus dihindarkan
oleh organisasi karena akan berdampak negatif bagi organisasi.