Pelaporan Keuangan Internet

IFR atau pelaporan keuangan menggunakan internet didefinisikan
sebagai distribusi informasi keuangan perusahaan menggunakan teknologi
internet, misalnya WWW (World Wide Web), (Agboola, 2012; Ashbaugh et
al., 1999). IFR dapat membantu perusahaan dalam menyebarluaskan informasi
mengenai keunggulan-keunggulan perusahaan yang merupakan sinyal positif
perusahaan untuk menarik investor. Hal ini berarti, IFR merupakan sarana
untuk mengkomunikasikan sinyal positif perusahaan kepada publik, terutama
investor.
Praktik IFR berkembang pesat dari waktu ke waktu. (Jones et al. 2003;
Deller et al. 1999) menyatakan bahwa perusahaan-perusahaan besar di
Eropa, Amerika dan Australia menggunakan internet sebagai media
alternatif untuk pelaporan keuangan perusahaan. Meskipun fenomena IFR
berkembang pesat akhir-akhir ini, akan tetapi masih banyak juga
perusahaan-perusahaan yang memilih untuk tidak melakukan praktik IFR. Hal
ini dapat dikatakan bahwa terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi
pilihan perusahaaan untuk menerapkan IFR atau tidak. Beberapa faktor yang
dapat mempengaruhi praktek IFR adalah ukuran perusahaan, profitabilitas,
likuiditas, jenis industry, leverage, reputasi auditor, dan umur listing
perusahaan.