Ruang Lingkup Desain Produk

Memahami desain produk, dalam bahasa keiluan disebut juga “desain
produk industri” yang dimaknai sebagai sebuah bidang keilmuan atau profesi
yang menentukan bentuk atau form dari sebuah produk manufaktur.
Menurut Rusdiana (2014: 165) terdapat komponen prinsip desain produk
yaitu sebagai berikut:
1. Komponen Prinsip Desain Produk
Komponen prinsip yang mendasari desain produk, antara lain sebagai
berikut:
a. Mode
Produk yang dihasilkan sesuai dengan permintaan kondumen. Keadaan
pasar akan menumbuhkan keinginan untuk membat produk yang
memiliki kesamaan dari segi desain dan kemasan.
b. Teknologi
Pemilihan macam produk yang dihasilkan bergantung pada kemampuan
untuk menghasilakan barang dan jasa. Penentuan macam teknologi yang
digunakan dapat didahului hasil riset dan pengembangan produk.
c. Tujuan
Tujuan diadakannya perencanaan produk agar produk yang dihasilkan
dapat memenuhi kebutuhan pemakainnya.
2. Batasan atau lingkup model desain produk
Pada prinsipnya, lingkup desain produk dapat dikatakan hampir tidak
terbatas. Desain meliputi semua aspek yang memungkinkan untuk
dipecahkan oleh profesi atau kompetensi ini. Walaupun demikian, jika
mengacu pada perkembangan internasional, terdapat wilayah profesi
yang terdiri atas desain produk, desain grafis, dan desain interior.
3. Mekanisme desain produk
Meskipun desain produk dapat dibedakan menjadi beberapa kelompok,
namun secara umum mendesain produk mempunyai mekanisme yang
sama dalam berpikir kreatif dalam perancangan sebuah produk, sehingga
produk tersebut memenuhi nilai-nilai fungsional yang tepat dan menjadi
solusi bagi masalah yang dihadapi manusia dengan tidak meninggalkan
aspek kenyamanan pengguna melalui teknik dan ketentuan tertentu.
Mekanisme berpikir kreatif yang sama dalam perancangan sebuah
produk, pada hakikatnya berawal dari masalah, lalu menciptakan benda
agar dapat dijadikan sebuah solusi yang efektiff bagi permasalahan
tersebut. Desain dari sebuah produk ketika menjadi sebuah aspek yang
paling tinggi dalam kehidupan manusia, dengan nilai-nilai dan orientasi
yang dirancang dapat dengan tepat berubah menjadi saran atau alat
menentukan selera, interaksi, dan komponen psikologis lainnya dipasar
yang dimasuki. Dengan demikian, desain produk dapat menjadi teori,
ikon, serta pengaruh desain dengan keberadaanya yang dibawa oleh
aspek-aspek lain secara mandiri.