Orientasi Pasar

Menurut Bakti & Harun, (2011) Orientasi pasar merupakan suatu
yang penting bagi perusahaan seiring dengan adanya peningkatan
persaingan global dan perubahan dalam kebutuhan pelanggan dimana
perusahaan menyadari bahwa mereka harus menguasai kebutuhan
pasarnya. Orientasi pasar merupakan budaya bisnis dimana organisasi
mempunyai komitmen untuk terus berkreasi dalam menciptakan nilai
unggul (superior value) bagi pelanggan. Orientasi pasar merupakan
sebuah ciri khas dalam organisasi yang secara efektif serta efisien
mampu menciptakan sebuah perilaku yang dibutuhkan perusahaan dalam
upaya menciptakan sebuah superior value terhadap para konsumen serta
diharapkan mampu menghasilkan superior performance terhadap
perusahaan dalam menghadapi persaingan yang ketat dengan
kompetitornya (Narver, 2015)
Orientasi pasar adalah perilaku organisasional yang mencakup
pengumpulan, penyebaran, dan tanggapan atas intelijen pasar yang
tercermin pada orientasi pelanggan, orientasi pesaing dan mekanisme
koordinaasi dalam menciptakan nilai pelanggan (Sari, 2013)
Orientasi pasar sebagai suatu proses dan aktivitas yang
berhubungan dengan penciptaan dan pemuasan pelanggan dengan cara
terus menilai kebutuhan dan keinginan pelanggan (Uncles, 2000).
Orientasi pasar dapat diartikan sebagai implementasi budaya organisasi
yang menempatkan pelanggan sebagai acuan dari keberhasilan proses
strategi manajemen perusahaan (Tjiptono, 2008), Dapat disimpulkan
bahwa orientasi pasar adalah sebuah budaya perusahaan yang berdimensi
orientasi pelanggan, orientasi pesaing, dan koordinasi antar fungsi.
Ada tiga indikator Menurut (Narver, 2015) yakni:
a. Orientasi pelanggan,
b. Orientasi pesaing,
c. Informasi Pasar