Adopsi Inovasi

Adopsi adalah suatu proses dimulai dan dikeluarkannya ide-ide dari seseorang,
kemudian disampaikan kepada pihak kedua, sampai ide tersebut diterima oleh pihak
kedua (Samsudin, 2014). Adopsi adalah keputusan untuk menggunakan sepenuhnya ide
baru sebagai cara bertindak yang paling baik (Suprapto dan Fahrianoor, 2004). Inovasi
merupakan suatu ide, gagasan atau produk yang dianggap baru oleh seseorang atau suatu
grup yang relevan (Simamora, 2003). Inovasi adalah segala sesuatu mengenai ide, caracara baru, ataupun obyek yang dioperasikan oleh seseorang sebagai sesuatu yang baru
(Nasution, 2004). Adopsi merupakan suatu keputusan untuk menggunakan sepenuhnya
ide baru sebagai cara bertindak yang paling baik. Keputusan inovasi merupakan suatu
proses mental, sejak seseorang mengetahui adanya gagasan baru atau inovasi sampai
sesorang tersebut mengambil keputusan untuk menerima atau menolaknya (Suprapto dan
Fahrianoor, 2004).
Terdapat lima tahap proses keputusan adopsi inovasi, yaitu knowledge
(pengetahuan), persuation (kepercayaan), decision (keputusan), implementation
(penerapan) dan confirmation (penegasan/pengesahan) (Rogers, 1983). Terdapat 3 jenis
pengetahuan pada proses keputusan adopsi inovasi, yaitu pengetahuan akan keberadaan
inovasi (Awareness-knowledge), pengetahuan tentang cara menggunakan inovasi (How-
to-knowledge) dan pengetahuan tentang prinsip-prinsip mendasari bagaimana dan
mengapa suatu inovasi dapat bekerja (Principles-knowledge) (Rogers, 2013).