Indikator Trust

Terdapat beberapa indikator dalam menilai kepercayaan dari
konsumen. Menurut McKnight et al (2002) yang dikutip dari Monica
(2018) menuturkan bahwa terdapat dua dimensi kepercayaan
konsumen yaitu:
1) Trusting Belief
Merupakan persepsi pihak yang percaya (konsumen) terhadap
pihak yang dipercayai (penjual) yang dapat menguntungkan
konsumen, dimensi ini sendiri terdiri dari 3 elemen, yaitu:
a) Benevolence
Bisa dikatakan sebagai niat baik atau bagaimana
penjualdapat memberikan pelayanan kepada konsumen
yang berarti melihat seberapa besar seseorang dapat
percaya penjual berperilaku baik terhadap konsumen.
b) Integrity
Integritas yang berarti melihat bagaimana penjual dapat
menjadi professional atau jujur terhadap menjaga dan
memenuhi kesepekatan dengan konsumen.
c) Competence
Merupakan bagaiamana dan seberapa kompeten
kemampuan dari penjual dalam melayani dan
membantu untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
2) Trusting Intention
Terdapat dua elemen di dalam trusting intention, yaitu:
a) Willingness to Depend
Kepercayaan konsumen kepada penjual yang
berlandaskan kesediaan atas penerimaan dari
kemungkinan resiko dan konsekuensi yang akan terjadi
baik buruk atau baik.
b) Subjective Probability of Depending
Kepercayaan konsumen kepada penjual yang yang
berdasarkan atas kesediaan konsumen untuk
memberikan informasi pribadi, bersedia untuk
mengikuti saran dan permintaan dari penjual secara
subjektif.