Menurut Swastha (2001: 245) bahwa tujuan promosi ada 4 (empat).
1) Memberikan Informasi
Promosi dapat menambah nilai suatu barang dengan memberikan informasi
kepada konsumen. Promosi dapat memberikan informasi baik tentang
barangnya, harganya, ataupun informasi lain yang memiliki kegunaan bagi
konsumen. Dengan demikian promosi merupakan suatu alat bagi penjual dan
pembeli untuk memberitahu kepada pihak lain tentang kebutuhan dan keinginan
mereka, sehingga kebutuhan dan keinginan tersebut dapat dipengaruhi dengan
mengadakan pertukaran yang memuaskan.
2) Membujuk dan Mempengaruhi
Promosi selain bersifat memberitahu juga bersifat untuk membujuk terutama
kepada pembeli-pembeli potensial, dengan mengatakan bahwa suatu produk
lebih baik mutunya dari pada produk yang lainnya.
3) Menciptakan Kesan “Image”
Promosi dapat memberikan kesan tersendiri bagi calon konsumen untuk produk
yang diiklankan, sehingga pemasar menciptakan promosi sebaik-sebaiknya
misalnya untuk promosi periklanan “advertising” dengan menggunakan warna,
ilustrasi, bentuk atau layout yang menarik.
4) Promosi Merupakan Suatu Alat Mencapai Tujuan
Promosi dapat digunakan untuk mencapai tujuan yakni untuk menciptakan
pertukaran yang menguntungkan melalui komunikasi, sehingga keinginan
mereka dapat terpenuhi. Dalam hal ini komunikasi dapat menunjukkan cara-cara
untuk mengadakan pertukaran yang saling memuaskan.
Ada 3 fungsi utama yang dicapai dalam kegiatan promosi.
1) Mencari dan mendapatkan perhatian (attention) dari calon pembeli. Perhatian
calon pembeli harus diperoleh karena ini merupakan titik awal proses
pengambilan keputusan pembeli pada suatu produk.
2) Menumbuhkan ketertarikan atas barang dan jasa pada calon pembeli. Perhatian
yang sudah diberikan pada seseorang mungkin akan dilanjutkan dengan tahap
berikutnya yaitu timbulnya keinginan untuk membeli.
3) Mengembangkan keinginan (desire) pembeli untuk memilih jasa ditawarkan.
Hal ini merupakan kelanjutan dari tahap sebelumnya. Setelah seseorang tertarik
pada sesuatu maka timbul rasa ingin memilikinya, dan bila merasa maka rasa
ingin semakin besar dan akan diikuti suatu keputusan yang positif.
Selanjutnya, tujuan dari pada promosi adalah memberitahu, membujuk,
dan mengingatkan.
1) Memberitahu
Ini bersifat informasi di mana produsen menggunakan promosi untuk
memberitahukan pasar, apa yang ditawarkan olehnya. Promosi ini sering
digunakan pada tahap-tahap awal siklus kehidupan produk. Informasi ini juga
membantu konsumen dalam menentukan jenis produk yang akan dibelinya.
2) Membujuk
Ini bersifat persuasif di mana perusahaan berusaha memberikan kesan positif
terhadap pembeli. Maksudnya agar dapat memberi pengaruh dalam waktu yang
lama terhadap perilaku pembeli. Promosi yang bersifat persuasif ini digunakan
memasuki tahap pertumbuhan dalam siklus kehidupannya.
3) Mengingatkan
Untuk mempertahankan pembeli dengan terus mengingatkan adanya jenis suatu
produk.
