Pembangunan Ekonomi (skripsi dan tesis)

Pembangunan Ekonomi adalah serangkaian usaha dan kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Ini dilakukan dengan cara memeratakan distribusi pendapatan masyarakat, memperluas lapangan pekerjaan, meningkatakan hubungan ekonomi regional melalui pergeseran aktifitas ekonomi yang sebelumnya sektor primer ke sektor sekunder dan tersier. Pada akhirnya, arah pembangunan ekonomi diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sehingga pemerataan akan menjadi lebih baik (BPS, 2017). Pembangunan ekonomi adalah proses perubahan pada tata susunan ekonomi masyarakat secara menyeluruh sebagai sebuah proses transformasi yang dalam perjalanan waktu ditandai oleh perubahan pada landasan kegiatan ekonomi maupun pada kerangka susunan ekonomi masyarakat yang bersangkutan (Djojohadikusumo dalam Badrudin, 2012). Laju pembangunan ekonomi suatu negara dapat diukur dengan menggunakan Produk domestik Bruto (PDB). Akan tetapi cara itu tidak terlalu tepat mengingat cara tersebut memiliki kelemahan yaitu tidak secara jelas menunjukan perbaikan kesejahteraan masyarakat yang dicapai. Pada saat terjadinya pertambahan kegiatan ekonomi masyarakat, pertumbuhan penduduk terus bertambah. Dampak karena itu pertambahan kegiatan ekonomi ini digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Apabila Pertumbuhan PDB lebih rendah dibandingkan pertambahan penduduk maka pendapatan per kapita akan tetap sama atau cenderung menurun. Hal ini berarti pertambahan PDB tidak memperbaiki tingkat kesejahteraan ekonomi. Yang dimaksud dengan proses adalah keberlangsungan kekuatankekuatan tertentu yang saling berkaitan dan mempengaruhi. Dengan demikian, pembangunan ekonomi lebih dari sekedar pertumbuhan ekonomi . Proses pembangunan mengharuskan adanya pertumbuhan ekonomi yang diiringi degan perubahan (growth plus change) dalam : pertama, Perubahan struktur ekonomi: dari pertanian ke industri atau jasa. Kedua, perubahan kelembagaan, baik lewat regulasi ataupun reformasi kelembagaan itu sendiri. Dengan demikian, indikator – indikator pembangunan ekonomi secara garis besar pada dasarnya dapat diklasifikasikan menjadi : A. Indikator Ekonomi Yang termasuk di dalam indikator ekonomi adalah GNP per kapita laju pertumbuhan ekonomi dan GDP per kapita dengan Purchasing Power Parity. B. Indikator Sosial Yang termasuk di dalam indikator sosial adalah Human Development Index (HDI) dan PQLI (Physical Quality Life Index) atau biasa disebut Indeks Mutu Hidup. Sementara itu, pembangunan ekonomi dapat dikatakan berhasil apabila menunjukan hal sebagai berikut (Todaro, 2004) : 1. Meningkatnya kemampuan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok. 2. Meningkatnya rasa harga diri masyarakat sebagai manusia. 3. Meningkatnya kemampuan masyarakat untuk memilih.