Ada beberapa pengukukuran terhadap profitabilitas perusahaan/usaha dimana masing-masing pengukuran dihubungkan dengan volume penjualan, total aktiva dan modal sendiri. Secara keseluruhan ketiga pengukuran ini akan memungkinkan seorang penganalisa untuk mengevaluasi tingkat earning dalam hubungannya dengan volume penjualan, jumlah aktiva dan investasi tertentu daripemilik perusahaan. Disini perhatian ditekankan pada profitabilitas, karena untuk melangsungkan hidupnya, suatu perusahaan haruslah berada dalam keadaan menguntungkan/profitable. Tanpa adanya keuntungan akan sangat sulit bagi perusahaan untuk menarik modal dari luar. Para kreditur, pemilik perusahaan dan terutama sekali pihak manajemen perusahaan akan berusaha meningkatkan keuntungan ini, karena disadari betul betapa pentingnya arti keuntungan bagi masa depan perusahaan/usaha Ada tiga ratio pengukuran profitabilitas dalam hubungan dengan volume penjualan yang biasa digunakan, ratio-ratio tersebut adalah: a. Gross Profit Margin Gross profit margin merupakan persentase dari laba kotor (sales-cost of goods sold) dibandingkan dengan sales. Semakin besar gross profit margin semakin baik keadaan operasi perusahaan, karena hal ini menunjukan bahwa cost of goods sold relatif lebih rendah dibandingkan dengan sales. Demikian pula sebaliknya, semakin rendah gross profit margin, semakin kurang baik operasi perusahaan. Gross profit margin dapat dihitung sebagai berikut: Gross profit margin = Sales – Cost of goods sold Sales = Gross profit x 100% Sales b. Operating Profit Margin Ratio ini menggambarkan apa yang biasanya disebut “pure profit” yang diterima atas setiap rupiah dari penjualan yang dilakukan. Operating profit disebut murni (pure) dalam pengertian bahwa jumlah tersebutlah yang benar-benar diperoleh dari hasil operasi prusahaan dengan mengabaikan kewajibankewajiban finansial berupa bunga serta kewajiban terhadap pemerintah berupa pembiayaan pajak. Seperti halnya gross proft margin, maka semakin tinggi ratio operating profit margin akan semakin baik pula operasi suatu perusahaan. 24 Operating profit margin dihitung sebagai berikut: Operaing profit margin = Operating profit x 100% Sales c. Net Profit Margin Net profit margin adalah merupakan ratio antara laba bersih (net profit) yaitu penjualan sesudah dikurangi dengan seluruh expenses termasuk pajak dibandingkan dengan penjualan. Semakin tinggi net profit margin, semakin baik operasi suatu perusahaan. Suatu net profit margin dikatakan “baik” akan sangat tergantung dari jenis industri didalam mana perusahaan berusaha. Kalkulasi net profit margin adalah sebagai berikut:8 Net profit margin = Net profit after taxes x 100% Sales
