Berawal dari pemikiran mengenai aspek kualitas hidup yang dapat berbeda
antara individu satu dengan individu lainnya, berbagai studi kualitas hidup
meneliti aspek-aspek kehidupan yang penting bagi individu dalam hubungannya
dengan kualitas hidup Berdasarkan perbandingan aspek-aspek kualitas hidup oleh beberapa ahli,
maka aspek kualitas hidup yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada
aspek-aspek kualitas hidup yang terdapat pada World Heath Organization Quality
of Life Bref version (WHOQoL-BREF) karena sudah mencakup keseluruhan
kualitas hidup. Menurut WHOQOL Group (Power dalam Lopers dan Snyder,
2004), kualitas hidup memiliki enam aspek yaitu kesehatan fisik, kesejahteraan
psikologis, tingkat kemandirian, hubungan sosial, hubungan dengan lingkungan,
dan keadaan spiritual. WHOQoL ini kemudian dibuat lagi menjadi insturment
WHOQoL –BREF dimana enam aspek tersebut dipersempit menjadi empat aspek
yaitu kesehatan fisik, kesejahteraan psikologis, hubungan sosial dan hubungan
dengan lingkungan ( Power, dalam Lopez dan Snyder, 2004).
a. Aspek Kesehatan fisik
Kesehatan fisik dapat mempengaruhi kemampuan individu untuk
melakukan aktivitas. Aktivitas yang dilakukan individu akan memberikan
pengalaman-pengalaman baru yang merupakan modal perkembangan ke
tahap selanjutnya. Kesehatan fisik mencakup aktivitas sehari-hari,
ketergantungan pada obat-obatan dan bantuan medis, energi dan kelelahan,
mobilitas (keadaan mudah bergerak), sakit dan ketidak nyamanan, tidur
dan istirahat, kapasitas kerja.
b. Aspek psikologis
Aspek psikologis yaitu terkait dengan keadaan mental individu. Keadaan
mental mengarah pada mampu atau tidaknya individu menyesuaikan diri
terhadap berbagai tuntutan perkembangan sesuai dengan kemampuannya,
baik tuntutan dari dalam diri maupun dari luar dirinya. Aspek psikologis
juga terkait dengan aspek fisik, dimana individu dapat melakukan suatu
aktivitas dengan baik bila individu tersebut sehat secara mental.
Kesejahteraan psikologis mencakup bodily image dan appearance, perasaan positif, perasaan negatif, self esteem, spiritual/agama/keyakinan
pribadi, berpikir, belajar, memori dan konsentrasi. c. Aspek hubungan sosial
Aspek hubungan sosial yaitu hubungan antara dua individu atau lebih
dimana tingkah laku individu tersebut akan saling mempengaruhi,
mengubah, atau memperbaiki tingkah laku individu lainnya. Mengingat
manusia adalah mahluk sosial maka dalam hubungan sosial ini, manusia
dapat merealisasikan kehidupan serta dapat berkembang menjadi manusia
seutuhnya. Hubungan sosial mencakup hubungan pribadi, dukungan sosial, aktivitas seksual.
d. Aspek lingkungan
Aspek lingkungan yaitu tempat tinggal individu, termasuk di dalamnya
keadaan, ketersediaan tempat tinggal untuk melakukan segala aktivitas
kehidupan, termasuk di dalamnya adalah saran dan prasarana yang dapat
menunjang kehidupan. Hubungan dengan lingkungan mencakup sumber
financial, kebebasan, keamanan dan keselamatan fisik, perawatan
kesehatan dan social care termasuk aksesbilitas dan kualitas; lingkungan
rumah, kesempatan untuk mendapatkan berbagai informasi baru maupun
keterampilan (skill), partisipasi dan mendapat kesempatan untuk
melakukan rekreasi dan kegiatan yang menyenangkan di waktu luang,
lingkungan fisik termasuk polusi/kebisingan/keadaan air/iklim, serta
transportasi.
