Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi beban kerja,
menurut Manullang et al. (2022) sebagai berikut:
- Time pressure (tekanan waktu)
Biasanya, berada di bawah tenggat waktu (deadline) dapat
meningkatkan motivasi dan menghasilkan kinerja yang lebih
baik. Namun, tekanan waktu yang ekstrem dapat menyebabkan
beban yang lebih berat, mengakibatkan lebih banyak kesalahan
atau kesehatan yang terganggu. - Jadwal kerja atau jam kerja
Durasi kerja secara langsung memengaruhi persepsi tuntutan
kerja, yang merupakan elemen penting dalam terjadinya stres di
lingkungan kerja. Hal ini berkaitan dengan alokasi waktu antara
pekerjaan dan keluarga, terutama dalam kasus-kasus di mana
pasangan suami istri bekerja di tempat kerja yang sama.
Khususnya ketika kedua pasangan bekerja, pola kerja yang biasa
dilakukan adalah 8 jam setiap hari pada hari kerja. - Role ambiguity dan role conflict
Konflik peran dapat mempengaruhi persepsi seseorang terhadap
beban kerjanya. - Repetitive action
Timbulnya rasa bosan akibat pekerjaan yang monoton dan
berulang-ulang sehingga terdapat rasa bosan dan
membahayakan jika tenaga gagal untuk bertindak cepat dalam
keadaan darurat aspek ergonomic dalam tempat kerja. - Tanggung jawab
Setiap kategori kewajiban dapat membebani individu tertentu,
karena bentuk tanggung jawab yang berbeda memberikan
tingkat stres yang berbeda pula.
Faktor beban kerja menurut Maharani dan Budianto (dalam
Eni Mahawati, Ika Yuniwati, Rolyana Ferinia et al.,(2021:51)
sebagai berikut: - Faktor Internal: Faktor yang berasal dari dalam tubuh yang
terbagi menjadi dua faktor yaitu faktor somatic dan faktor
psikis. - Faktor Eksternal: Faktor eksternal mencakup tiga aspek
yaitu tugas-tugas yang bersifat fisik, tugas-tugas yang
bersikap mental seperti komplesitas pekerjaan, tingkat
kesulitas pekerjaan dan tanggung jawab pekerjaan.
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa dari
faktor-faktor diatas beban kerja yang optimal berbeda-beda untuk
setiap individu, dan manajemen yang baik diperlukan untuk
meminimalkan dampak negatifnya terhadap kesejahteraan serta
produktivitas karyawan
