Faktor Yang Memengaruhi Beban Kerja


Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi beban kerja,
menurut Manullang et al. (2022) sebagai berikut:

  1. Time pressure (tekanan waktu)
    Biasanya, berada di bawah tenggat waktu (deadline) dapat
    meningkatkan motivasi dan menghasilkan kinerja yang lebih
    baik. Namun, tekanan waktu yang ekstrem dapat menyebabkan
    beban yang lebih berat, mengakibatkan lebih banyak kesalahan
    atau kesehatan yang terganggu.
  2. Jadwal kerja atau jam kerja
    Durasi kerja secara langsung memengaruhi persepsi tuntutan
    kerja, yang merupakan elemen penting dalam terjadinya stres di
    lingkungan kerja. Hal ini berkaitan dengan alokasi waktu antara
    pekerjaan dan keluarga, terutama dalam kasus-kasus di mana
    pasangan suami istri bekerja di tempat kerja yang sama.
    Khususnya ketika kedua pasangan bekerja, pola kerja yang biasa
    dilakukan adalah 8 jam setiap hari pada hari kerja.
  3. Role ambiguity dan role conflict
    Konflik peran dapat mempengaruhi persepsi seseorang terhadap
    beban kerjanya.
  4. Repetitive action
    Timbulnya rasa bosan akibat pekerjaan yang monoton dan
    berulang-ulang sehingga terdapat rasa bosan dan
    membahayakan jika tenaga gagal untuk bertindak cepat dalam
    keadaan darurat aspek ergonomic dalam tempat kerja.
  5. Tanggung jawab
    Setiap kategori kewajiban dapat membebani individu tertentu,
    karena bentuk tanggung jawab yang berbeda memberikan
    tingkat stres yang berbeda pula.
    Faktor beban kerja menurut Maharani dan Budianto (dalam
    Eni Mahawati, Ika Yuniwati, Rolyana Ferinia et al.,(2021:51)
    sebagai berikut:
  6. Faktor Internal: Faktor yang berasal dari dalam tubuh yang
    terbagi menjadi dua faktor yaitu faktor somatic dan faktor
    psikis.
  7. Faktor Eksternal: Faktor eksternal mencakup tiga aspek
    yaitu tugas-tugas yang bersifat fisik, tugas-tugas yang
    bersikap mental seperti komplesitas pekerjaan, tingkat
    kesulitas pekerjaan dan tanggung jawab pekerjaan.
    Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa dari
    faktor-faktor diatas beban kerja yang optimal berbeda-beda untuk
    setiap individu, dan manajemen yang baik diperlukan untuk
    meminimalkan dampak negatifnya terhadap kesejahteraan serta
    produktivitas karyawan