Menurut World Health Organization (WHO, 2014) remaja atau dalam
istilah asing yaitu adolescence yang berarti tumbuh kearah kematangan. Remaja
adalah seseorang yang memiliki rentang usia 10-19 tahun. Remaja adalah masa
dimana tanda-tanda seksual sekunder seseorang sudah berkembang dan mencapai
kematangan seksual.Remaja juga mengalami kematangan secara fisik, psikologis,
maupun sosial.
Remaja merupakan proses seseorang mengalami perkembangan semua
spek dari masa kanak-kanak menjadi dewasa. Peralihan ini lah sering disebut
dengan masa pubertas. Masa pubertas merupakan masa dimana remaja mengalami
kematangan seksual dan organ reproduksi yang sudah mulai berfungsi.Masa
pematangan fisik pada remaja wanita ditandai dengan mulainya haid, sedangkan
pada remaja laki-laki ditandai dengan mengalami mimpi basah (Sarwono, 2014).
Remaja juga mulai tertarik dengan hal-hal baru sehingga timbul rasa ingin
tahu yang cukup besar terhadap suatu hal yang baru, hal ini membuat remaja
memasuki kelompok-kelompok yang memiliki ketertarikan yang sama dengan
dirinya. Namun terkadang pergaulan dalam kelompok tidak selalu positif,
sehingga dalam hal ini peran keluarga terutama orang tua sangat penting bagi
perkembangan remaja.
Masa remaja yang perlu perhatian adalah pada usia 13-15 tahun
(Widyastuti, 2014). Usia remaja menimbulkan berbagai persoalan dari berbagai
sisi seperti remaja yang ingin coba-coba, pendidikan rendah, pengetahuan minim,
pekerjaan semakin sulit didapat yang berpengaruh pada pendapatan ekonomi
keluarga. Terlebih jika mereka menikah di usia muda karena keterlanjuran
hubungan seksual yang menyebabkan kehamilan. Adanya penolakan keluarga
yang terjadi akibat malu, hal ini dapat menimbulkan stress berat. Ibu hamil usia
muda memiliki resiko bunuh diri lebih tinggi di sebabkan karena terjadinya
kekerasan dalam rumah tangga (Manuba, 2014)
Di indonesia, pasal 7 undang-undang nomor 1 tentang perkawinan tahun
1974 menetapkan bahwa “Perkawinan diizinkan bila pria berusia 19 tahun dan
wanita berusia 16 tahun”. Gerakan Pendewasaan Usia Perkawaninan (PUP) untuk
meningkatkan rata-rata usia kawing pertama (UKP) wanita secara ideal,
perempuan 20 tahun dan laki-laki 25 tahun.
Masa remaja awal dan akhir individu dibedakan oleh Hurlock karena pada
masa remaja akhir individu telah mencapai transisi perkembangan yang lebih
mendekati masa dewasa (Jahja, 2015).World Health Organization (WHO)
mendefinisikan remaja (dalam Sarwono, 2014: 7) adalah suatu masa ketika:
- Individu berkembang dari saat pertama kali ia menunjukkan tanda-tanda
seksual sekundernya sampai saat ia mencapai kematangan seksual. - Individu mengalami perkembangan psikologi dan pola identifikasi dari
kanak-kanak menjadi dewasa. - Terjadi peralihan dari ketergantungan sosial-ekonomi yang penuh kepada
keadaan yang relatif lebih mandiri.
Berdasarkan beberapa pengertian remaja yang telah dikemukakan para
ahli, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa remaja adalah individu yang sedang
berada pada masa peralihan dari masa anak-anak menuju masa dewasa dan
ditandai dengan perkembangan yang sangat cepat dari aspek fisik, psikis dan
sosial
