Aspek-Aspek Subjective Well-Being


Menurut Ed Diener (dalam Al-Banjari, 2009), seorang psikolog yang
sudah lama mengkaji mengenai Subjective Well-Being, mengatakan bahwa ada
dua aspek yang harus dipertimbangkan saat menelaah apakah seseorang telah
mengalami kebahagiaan, yaitu:
a. Aspek Afektif (emosi)
Aspek Afektif (emosi) yaitu ketika seseorang sering merasakan emosi
positif dan emosi negatif seperti senang, riang, bertekad, sedih, marah, tertekan,
dan emosi-emosi lainnya.
b. Aspek Kognitif
Kebahagiaan pada aspek kognitif seseorang dilihat dari seberapa puas
seseorang terhadap hidupnya dengan terlebih dahulu menimbang-nimbang apa
yang telah ia miliki dan jalani.
Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa Subjective Well-Being
dapat disimpulkan melalui aspek efektif (emosi) dan aspek kognitif.