Dalam teori kepemimpinan sedikitnya terdapat enam tipologi
kepemimpinan yang dikenal dewasa ini, yaitu sebagai berikut (Soekarso, et al,
2010):
- Tipe Otoriter
Adalah tipe pemimpin yang berbagai kegiatan yang akan dilakukan dan
penetapan keputusan ditentukan sendiri oleh pemimpin semata-mata. - Tipe Demokratis
Adalah tipe pemimpin yang berbagai kegiatan yang akan dilakukan dan
penetapan keputusan ditentukan bersama antara pemimpin dengan bawahan. - Tipe Liberal
Adalah tipe pemimpin yang berbagai kegiatan dan penetapan keputusan
lebih banyak diserahkan pada bawahan. - Tipe Populis
Adalah tipe pemimpin yang mampu membangun rasa solidaritas pada
bawahan atau pengikutnya. - Tipe Kharismatik
Adalah tipe pemimpin yang memiliki nilai ciri khas kepbribadian yang
istimewa atau wibawa yang tinggi sehingga sangat dikagumi dan
mempunyai pengaruh yang besar terhadap bawahan atau pengikutmya. - Tipe Kooperatif
Dimaksud sebagai kepemimpinan ciri khas Indonesia, yaitu kepemimpinan
yang memiliki jiwa pancasila, yang memiliki wibawa dan daya untuk
membawa serta dan memimpin masyawakat lingkungannya kedalam
kesadaran kehidupan kemasyarakatan dan kenegaraan berdasarkan pancasila
dan UUD 1945.
Dalam perkembangannya disamping enam tipologi tersebut, dikenal juga
tiga tipologi kepemimpinan lain sebagai berikut : - Tipe tertutup
Adalah tipe pemimpin yang tidak menginformasikan keadaan organisasi
kepada para bawahan atau pengikut walaupun dalam batas-batas tertentu. - Tipe Terbuka
Adalah tipe pemimpin yang menginformasikan keadaan organisasi kepada
para bawahan, sehingga bawahan dalam batas-batas tertentu mengetahui
keadaan organisasi. - Tipe Moderat
Adalah tipe pemimpin yang berorientasi pada iman, ilmu, amal, serta
berwawasan lingkungan dan visi masa depan
