Dimensi Psychological Empowerment


Spreitzer (1995) mengungkapkan bahwa psychological empowerment terdiri
dari empat dimensi, meliputi:
a. Meaning (bermakna) adalah nilai pada suatu tujuan dan terget kerja yang
diukur berdasarkan harapan yang dituju oleh individu. Kebermaknaan ini
melibatkan keterkaitan antara tuntutan pekerjaan dan keyakinan, prinsip,
dan tindakan yang sesuai.
b. Competence (kompeten) adalah perasaan yakin yang dimiliki individu
terhadap kemampuannya untuk menjalankan tugas dengan sikap yang
handal. Competence dapat diibaratkan sebagai keyakinan dalam diri,
kontrol diri, atau target prestasi yang diupayakan. Pada dimensi ini di
fokuskan kepada keefektifan dalam peran pekerjaan spesifik daripada
keefektifan secara umum.
c. Self-determination merupakan keinginan individu untuk memiliki
kontrol atas pilihan-pilihan yang mereka buat untuk memulai dan
mengatur tindakan mereka. Self-determination sendiri menunjukkan
bahwa seseorang memiliki kontrol penuh dalam memulai dan
melanjutkan tindakan dan proses kerja. Sebagai contoh, hal ini mencakup
pengambilan keputusan terkait metode kerja, kecepatan, dan tingkat
usaha.
d. Impact mengarah pada seberapa besar individu dapat memengaruhi hasil
strategis, administratif, atau operasional di lingkungan kerja. Pada
dimensi ini individu dilihat apakah memiliki kemampuan untuk
memberikan dampak secara signifikan di lingkungan kerja