Faktor-Faktor yang mempengaruhi Self Efficacy


Menurut Kartika et al., (2018) ada beberapa faktor yang mempengaruhi self efficacy
yaitu :

  1. Pengalaman Keberhasilan (Mastery Experineces)
    Keberhasilan yang akan didapatkan dalam meningkatkan self efficacy yang
    dimiliki seseorang, sebaliknya jika mengalami kegagalan maka
    menurunkan self efficacy. Apabila keberhasilan yang didapat seseorang
    lebih besar karena faktor di luar dirinya, biasanya tidak akan membawa
    pengaruh terhadap peningkatan self efficacy dan jika keberhasilannya
    terdapat hambatan yang besar dan hasil dari perjuangan sendiri maka itu
    membawa pengaruh pada peningkatan self efficacy.
  2. Pengalaman Orang Lain (Vicarious Experiences)
    Keberhasilan pengalaman ini memiliki kemiripan dengan individu dalam
    mengerjakan tugas yang akan meningkatkan self efficacy seseorang dalam
    mengerjakan tugas yang sama. Self efficacy tersebut didapat melalui social
    models yang biasanya terjadi pada diri seseorang yang kurang pengetahuan
    tentang kemampuan dirinya sehingga mendorong seseorang untuk
    melakukan modeling dan self efficacy tidak terlalu berpengaruh bila model
    yang diamati tidak memiliki kemiripan atau berbeda dengan model.
  3. Informasi (Information)
    Dengan adanya informasi ini bisa membuat lebih fokus untuk memberikan
    upaya yang terbaik dalam mengatasi keraguan diri. Informasi yang
    disampaikan secara verbal oleh seseorang tentang kemampuan yang
    biasanya berpengaruh digunakan untuk meyakinkan seseorang bahwa
    cukup melakukan suatu tugas dan membantu tujuan yang diinginkan.
  4. Keadaan Fisiologis dan Emosional (Physiological and Emotional States)
    Kecemasan dan stres yang terjadi dalam diri seseorang ketika melakukan
    tugas sering diartikan suatu kegagalan. Pada umumnya seseorang
    cenderung mengharapkan keberhasilan dalam kondisi yang tidak diwarnai
    dengan ketegangan dan tidak merasakan adanya keluhan atau gangguan
    lainnya. Self efficacy yang tinggi biasanya ditandai dengan rendahnya
    tingkat stres dan kecemasan, sebaliknya self efficacy yang rendah ditandai
    dengan tingkat stres dan kecemasan yang tinggi