Kekuatan kredibilitas adalah dimana seseorang yang tidak dikenal dapat
menjadi sumber terpercaya dalam proses pengambilan keputusan (Mainolfi et al.,
2021). Kepercayaan adalah kesan konsumen tentang presenter atau model yang
berkaitan dengan wataknya. Kepercayaan adalah seberapa tidak bias persepsi
penerima terhadap sumber (Abdullah et al., 2020). Trustworthiness adalah tingkat
kepercayaan penerima informasi pada sumber untuk menyampaikan pernyataan
(Rusdiana et al., 2020). Tingkat kejujuran atau kepercayaan dari endorser
bergantung pada persepsi audiens terhadap maksud endorser tersebut. Apabila
konsumen percaya bahwa seorang influencer memotivasi murni karena
kepentingan pribadi, maka endorser tersebut kurang persuasif, begitupun
sebaliknya (Gilal et al., 2020). Menurut Lou dan Yuan (2019) trustwothiness
seorang influencer merupakan sejauh mana pengikut mempercayai bahwa
influencer dapat dipercaya, yang tercermin dalam persepsi kejujuran,
ketergantungan, ketulusan, dan kepercayaan influencer. Kepercayaan membentuk
pikiran konsumen sebelum mereka mengkonsumsi produk karena pilihan yang
akan ditetapkan berawal dari tumbuhnya kepercayaan pada produk sehingga
mampu memberikan hal yang positif sesuai dengan apa yang konsumen harapkan
(Bilal & Achmad, 2023). Oleh karena itu, kepercayaan merupakan indikator yang
sangat penting untuk mempengaruhi keputusan pembelian konsumen.
