Faktor-Faktor Turnover Intention


Menurut Mobley et al (1978) menyebutkan beberapa faktor yang menjadi
penyebab keinginan pindah kerja (turnover intention) adalah sebagai berikut:

  1. Karakteristik Individu
    Organisasi adalah wadah yang memiliki tujuan yang ditentukan secara
    bersama oleh orang-orang yang terlibat didalamnya. Untuk mencapai tujuan
    tersebut, maka diperlukan adanya interaksi yang berkesinambungan dari
    unsur-unsur organisasi. Karakter individu yang mempengaruhi keinginan
    pindah kerja antara lain seperti umur, pendidikan, status perkawinan.
  2. Lingkungan Kerja
    Lingkungan kerja dapat meliputi lingkungan fisik maupun sosial.
    Lingkungan fisik meliputi keadaan suhu, cuaca, kontruksi, bangunan dan
    lokasi pekerjaan. Sedangkan lingkungan sosial meliputi sosial budaya di
    lingkungan kerjanya dan kualitas kehidupan kerjanya.
  3. Kepuasan Kerja
    Pada tingkat individual, kepuasan merupakan variabel psikologi yang
    paling sering diteliti dalam suatu model intention to leave. Aspek kepuasan
    yang ditemukan berhubungan dengan keinginan individu untuk
    meninggalkan organisasi meliputi kepuasan akan gaji dan promosi,
    kepuasan atas supervisor yang diterima, kepuasan dengan rekan kerja dan
    kepuasan akan pekerjaan isi kerja.
  4. Komitmen Organisasi
    Perkembangan selanjutnya dalam studi intention to leave memasukkan
    konstruk komitmen organisasional sebagai konsep yang turut menjelaskan
    proses tersebut sebagai bentuk perilaku, komitmen organisasional dapat
    dibedakan dari kepuasan kerja. Komitmen mengacu pada respon emosional
    (affective) individu kepada keseluruhan organisasi, sedangkan kepuasan
    mengarah pada respon emosional atas aspek khusus dari pekerjaan