Bintoro dan Daryanto dalam buku Manajemen Penilaian Kinerja Karyawan
mengutip pendapat Hasibuan (2001) mengenai indikator-indikator kepuasan kerja
yaitu :
- Kesetiaan
Penilai mengukur kesetiawan karyawan terhadap pekerjaannya, jabatannya,
dan organisasi, kesetiaan ini dicerminkan oleh kesediaan karyawan menjaga
dan membela organisasi di dalam maupun di luar pekerjaan dari orang yang
tidak bertanggung jawab. - Kemampuan
Penilai menilai hasil kerja baik kualitas maupun kuantitas yang dapat
dihasilkan karyawan tersebut dari uraian pekerjaannya. - Kejujuran
Penilai menilai Kejujuran dalam melaksanakan tugas-tugasnya memenuhi
perjanjia baik bagi dirinya sendiri maupun terhadap orang lain. - Kreatifitas
Penilai menilai kemampuan karyawan dalam mengembangkan kreativitasnya
untuk menyelesaikan pekerjaannya sehingga akan dapat bekerja lebih baik. - Kepemimpinan
Penilai menilai kemampuan untuk memimpin, mempunyai pribadi yang kuat,
dihormati, berwibawa, dan dapat memotivasi orang lain atau bawahannya
untuk bekerja scara efektif. - Tingkat gaji
Penilai menilai jumlah gaji yang diberikan perusahaan dan diterima karyawan
harus sesuai dengan apa yang karyawan berikan kepada perusahaan agar
mereka merasa puas. - Kompensasi tidak langsung
Penilai menilai pemberian balas jasa yang memadai dan layak kepada para
karyawan atas kontribusi mereka membantu perusahaan mencapai tujuannya.
Pemberian balas jasa atau imbalan atas tenaga, waktu, pikiran serta prestasi
yang telah diberikan seseorang kepada perusahaan. - Lingkungan kerja
Penilai menilai lingkungan kerja yang baik dapat membuat karyawan merasa
nyaman dalam bekerja.
