Indikator Kepuasan Kerja


Bintoro dan Daryanto dalam buku Manajemen Penilaian Kinerja Karyawan
mengutip pendapat Hasibuan (2001) mengenai indikator-indikator kepuasan kerja
yaitu :

  1. Kesetiaan
    Penilai mengukur kesetiawan karyawan terhadap pekerjaannya, jabatannya,
    dan organisasi, kesetiaan ini dicerminkan oleh kesediaan karyawan menjaga
    dan membela organisasi di dalam maupun di luar pekerjaan dari orang yang
    tidak bertanggung jawab.
  2. Kemampuan
    Penilai menilai hasil kerja baik kualitas maupun kuantitas yang dapat
    dihasilkan karyawan tersebut dari uraian pekerjaannya.
  3. Kejujuran
    Penilai menilai Kejujuran dalam melaksanakan tugas-tugasnya memenuhi
    perjanjia baik bagi dirinya sendiri maupun terhadap orang lain.
  4. Kreatifitas
    Penilai menilai kemampuan karyawan dalam mengembangkan kreativitasnya
    untuk menyelesaikan pekerjaannya sehingga akan dapat bekerja lebih baik.
  5. Kepemimpinan
    Penilai menilai kemampuan untuk memimpin, mempunyai pribadi yang kuat,
    dihormati, berwibawa, dan dapat memotivasi orang lain atau bawahannya
    untuk bekerja scara efektif.
  6. Tingkat gaji
    Penilai menilai jumlah gaji yang diberikan perusahaan dan diterima karyawan
    harus sesuai dengan apa yang karyawan berikan kepada perusahaan agar
    mereka merasa puas.
  7. Kompensasi tidak langsung
    Penilai menilai pemberian balas jasa yang memadai dan layak kepada para
    karyawan atas kontribusi mereka membantu perusahaan mencapai tujuannya.
    Pemberian balas jasa atau imbalan atas tenaga, waktu, pikiran serta prestasi
    yang telah diberikan seseorang kepada perusahaan.
  8. Lingkungan kerja
    Penilai menilai lingkungan kerja yang baik dapat membuat karyawan merasa
    nyaman dalam bekerja.