Sebelum melakukan investasi sebaiknya investor melakukan analisis fundamental
yang bertujuan untuk mengetahui kondisi perusahaan yang akan dipilih. Menurut Auliya
(2021:6) Analisis fundamental adalah analisis yang mengandalkan laporan keuangan
perusahaan sebagai tolak ukurnya.
Menurut Budiman (2021:1) terdapat 3 cara dalam melakukan analisis fundamental yaitu :
- Memahami laporan keuangan
Laporan keuangan merupakan suatu dokumen yang menggambarkan kondisi
keuangan perusahaan dan kinerja perusahaan dalam periode tertentu. Laporan
keuangan perusahaan pada umumnya terdiri dari lima bagian yaitu:
a) Laporan posisi keuangan
Laporan posisi keuangan adalah laporan yang menunjukan posisi keuangan
perusahaan pada tanggal tertentu diartikan sebagai laporan keuangan perusahaan
yang didalamnya tertera posisi aset yang dimiliki oleh suatu perusahaan, posisi
utang serta modal pemegang saham pada periode tertentu
b) Laporan laba rugi
Laporan laba rugi adalah rangkuman kegiatan usaha berupa pendapatan dan biayabiaya perusahaan dalam periode tertentu. Dalam laporan ini dapat diketahui
seberapa besar pendapatan perusahaan dalam suatu periode dan besarnya biaya
yang dikeluarkan perusahaan pada periode tersebut.
c) Laporan perubahan ekuitas
Laporan perubahan ekuitas adalah laporan yang memberikan informasi mengenai
peningkatan atau penurunan kekayaan pemegang saham pada perusahaan tersebut.
d) Laporan arus kas
Laporan arus kas adalah laporan yang berisikan informasi mengenai aliran dana
tunai atau kas yang terjadi pada periode tertentu. Aliran kas tersebut dapat berupa
arus kas masuk maupun arus kas keluar. Laporan arus kas terdiri dari arus kas dari
aktivitas operasi, arus kas dari aktivitas investasi serta arus kas dari aktivitas
pendanaan.
15
e) Catatan atas laporan keuangan
Catatan atas laporan keuangan adalah informasi mengenai gambaran umum
perusahaan, kebijakan akuntansi yang digunakan, serta perincian mengenai saldo
dan akun yang ada di laporan keuangan posisi keuangan, laporan laba rugi, laporan
peruahan ekuitas serta laporan arus kas. - Menganalisis perusahaan
Dalam melakukan analisis perusahan terdapat 4 macam metode analisis sebagai
berikut :
a. Analisis pertumbuhan
Menurut Budiman (2021:36) analisis pertumbuhan dapat dilihat oleh investor
sebelum melakukan investasi yaitu melalui penjualan atau omset perusahaan setiap
tahunnya, laba kotor, laba operasi dan laba bersih perusahaan. Semakin tinggi
pertumbuhan perusahaan maka semakin baik. Sehingga kinerja perusahaan dalam
menghasilkan laba semakin bagus.
b. Analisis profitabilitas
Analisis Profitabilitas adalah kemampuan perusahaan dalam menghasilkan
keuntungan dengan menggunakan aset serta modal yang ada sehingga keuntungan
perusahaan maksimal. Menurut Budiman (2021:40) dalam melakukan analisis
profitabilitas terdapat dua rasio yang bisa digunakan yaitu rasio Return On Asset
(ROA) dan Return On Equity (ROE).
c. Analisis Utang
Analisis utang adalah analisis yang dapat memberikan gambaran mengenai tingkat
kesehatan keuangan perusahaan dan struktur permodalan perusahaan. Menurut
Budiman (2021:44) dalam menilai rasio utang perusahaan baik atau buruk bisa
melalui cara membandingkan dengan perusahaan sejenis di industri yang sama.
Dalam melakukan analisis ini rasio yang digunakan adalah Debt to Equity Ratio
(DER).
d. Analisis harga saham
Analisis harga saham bertujuan untuk menentukan apakah harga saham
perusahaan terlalu mahal atau masih terjangkau untuk dibeli. Menurut Budiman
16
(2021: 47) rasio harga saham yang harus dipahami oleh investor saham sebelum
membeli saham ialah Price Earning Ratio (PER). - Memilih saham (stock picking technique)
Terdapat dua pendekatan dalam memilih saham yaitu dengan cara :
a. Membandingkan dengan perusahaan sejenis
b. Membandingkan dengan rasio tahun-tahun sebelumnya
