Right Issue


Right issue merupakan pengeluaran saham baru dalam rangka penambahan
modal perusahaan, namun terlebih dahulu ditawarkan pada pemegang saham
saat ini. Hak yang diberikan kepada pemegang saham yang ada pada sebuah
perusahaan berhubungan dengan penerbitan saham-saham baru, dimana hak
tersebut berkaitan dengan para pemilik saham-saham yang telah mendapatkan
penawaran untuk menambah atau mengambil saham baru dengan harga
tertentu yang ditawarkan kepada pemegang saham yang telah ada. Jika
pemegang saham tersebut tidak mengambil haknya, maka ia dapat menjual
haknya tersebut kepada investor lain.
Setiap pemegang saham menerima satu hak untuk setiap sertifikat saham
yang dimilikinya. Ketika pengumuman diberikannya hak untuk membeli
tambahan modal saham, direksi perseroan akan menetapkan tanggal kapan hak
itu akan diterbitkan. Semua pemegang saham yang namanya terdaftar pada
tanggal penerbitan tersebut akan dicatat untuk menerima hak. Apabila
pemegang saham tidak mengambil hal tersebut, maka akan berdampak :
1) Dilusi (berkurangnya proporsi kepemilikan pemegang saham yang
tidak menggunakan haknya).
2) Mengurangi ROI (return of Investment)
3) Mengecilkan DPS (deviden per share) karena harus dibagikan kepada
pemegang saham lain.
Pengeluaran saham penawaran terbatas atau right issue yang dilakukan
perusahaan secara otomatis juga mempengaruhi struktur modal suatu
perusahaan. Struktur modal adalah rasio antara modal sendiri dan jumlah uang.
Jika struktur modal tersebut diubah dengan menggunakan cara right issue,
jumlah saham yang beredar akan semakin besar. Permasalahannya adalah
seberapa besar perubahan jumlah saham yang beredar akan berpengaruh
terhadap expected return dan actual return.