Lupiyoadi (2013: 178) mengungkapkan bahwa promosi merupakan salah satu
variabel dalam bauran pemasaran yang sangat penting dilaksanakan oleh
perusahaan dalam memasarkan produk jasa. Kegiatan promosi ini berfungsi sebagai
alat komunikasi antara perusahaan dengan konsumen dan sebagai alat untuk
mempengaruhi konsumen dalam melakukan pembelian. Hurriyati (2010:50)
mengemukakan bahwa promosi merupakan suatu bentuk komunikasi pemasaran
dalam aktivitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi
atau membujuk, dan mengingatkan pasar atas perusahaan dan produknya.
Lupiyoadi (2013: 95) menjelaskan bahwa hal-hal yang perlu diperhatikan
dalam promosi adalah pemilihan bauran promosi (promotion mix), dimana terdiri
atas: (1) periklanan (advertising), (2) penjualan perseorangan (personal selling), (3)
promosi penjualan (sales promotion), (4) hubungan masyarakat (humas-public
relation), (5) Informasi dari mulut ke mulut (word of mouth), (6) surat langsung
(direct mail).
Dalam melakukan promosi penjualan, perusahaan harus dapat mengemas
suatu tawaran seperti potongan harga, hadiah, layanan cuma-cuma, kupon undian,
garansi dan lain-lain yang dianggap menarik minat beli konsumen. Selain itu
perusahaan juga dapat melakukan promosi penjualan dengan mengadakan kegiatan
seperti: pameran, demonstrasi, produk, dan lain sebagainya.
Pengertian di atas dapat disimpulkan promosi adalah suatu bentuk komunikasi
dengan menyebarkan informasi, mempengaruhi atau membujuk untuk
mengenalkan produk atau jasa perusahaan kepada konsumen dengan tujuan untuk
melakukan pembelian. Perusahaan harus membangun komunikasi yang bagus
dengan potongan harga, hadiah, kupon undian dan berbagai hal yang mampu
menarik minat beli konsumen, komunikasi yang baik dan jelas akan memberikan
pengaruh positif bagi kedua belah pihak.
a. Bauran promosi
Promosi sebagai salah satu alat pemasaran memiliki beberapa komponen
promosi yang disatukan ke dalam sebuah bauran promosi. Bauran promosi ini
menjadikan pilihan perusahaan ketika akan mengenali prosuknya kepada
konsumen.
Kolter dan Amstrong (2012:408) bauran promosi atau bauran komunikasi
pemasaran adalah campuran khusus alat promosi yang menggunakan perusahaan
untuk berkomunikasi persuasif pelanggan nilai dan membangun hubungan dengan
pelanggan. Pengertian ini selaras dengan pengertian Kotler dan Keller (2016:582)
bauran promosi adalah seperangkat alat yang digunakan oleh perusahaan untuk
mengkomunikasikan produknya kepada konsumen.
15
b. Indikator Promosi
Elemen bauran promosi adalah advertising, personal selling, sales
promotion, public relations, direct marketing.
1) Periklanan (advertising)
Kolter dan Amstrong (2012:408) semua bentuk presentasi dan promosi
nonpersonal yang dibayar oleh sponsor untuk mempresentasikan gagasan,
barang atau jasa. Periklanan dianggap sebagai manajemen citra yang bertujuan
menciptakan dan memelihara cipta dan makna dalam benak konsumen.
Pengertian ini selaras dengan Kotler dan Keller (2016:582) Setiap dibayar dari
presentasi nonpersonal dan promosi ide, barang, atau jasa oleh sponsor
yang teridentifikasi melalui media yang priont, media penyiaran, media
jaringan, media elektonik, dan media display adalah periklanan. Bentuk
promosi yang digunakan mencakup broadcast, print, internet, outdoor, Koran,
radio dan televisi dan majalah, telepon, kabel, satelit, nirkabel, rekaman,
rekaman video, videodisk, CD -ROM, halaman Web, billboard, tanda-tanda,
poster dan bentuk lainnya.
Definisi di atas peneliti menyimpulkan bahwa periklanan merupakan
presentasi pengenalan ide, gagasan, barang maupun jasa ke konsumen tanpa
proposal yang bertujuan untuk menciptakan dan memelihara cipta, makna
dalam benak konsumen dan mengenalkan informasi baru mengenai produk
perusahaan menggunakan berbagai media cetak maupun non cetak secara
langsung maupun tidak langsung.
2) Penjualan personal (personal selling)
Kolter dan Amstrong (2012:408) Penjualan personal adalah presentasi
pribadi oleh tenaga penjualan perusahaan untuk tujuan membuat penjualan dan
hubungan pelanggan. Bentuk promosi yang digunakan mencakup discounts,
coupons, displays, demonstrateons, contests, sweepstakes, dan events.
Pengertian ini selaras dengan Kotler dan Keller (2016:582) penjualan personal
dengan cara interaksi tatap muka dengan satu atau lebih calon karyawan
untuk tujuan membuat presentasi, menjawab pertanyaan, dan pengadaan
pesanan
Definisi di atas peneliti menyimpulkan bahwa penjualan personal
merupakan pengenalan produk perusahana ke konsumen oleh tenaga penjualan
perusahan secara langsung berinteraksi bertatap muka langsung 1 atau lebih
konsumen dengan tujuan membangun hubungan pelanggan dan membuat
penjualan serta dapat menjawab semua kebutuhan konsumen mengenai produk
yang di jual.
3) Promosi penjualan (sales promotion)
Kolter dan Amstrong (2012:408) Promosi penjualan adalah berbagai
intensif jangka pendek untuk mendorong pembelian atau penjualan produk atau
jasa. Selain bertujuan penjualan promosi bertujuan membangun hubungan
dengan konsumen. Bentuk promosi yang digunakan mencakup presentations,
trade shows, dan incentive programs. Pengertian ini selaras dengan Kotler dan
Keller (2016:582) berbagai insentif jangka pendek untuk mendorong
percobaan atau pembelian produk atau layanan termasuk promosi
pelanggan (seperti sampel, kupon, dan premi), promosi perdagangan (seperti
iklan dan display tunjangan), dan bisnis dan penjualan pasukan promosi
(kontes untuk repetisi dijual).
