Indikator citra merek


Indikator yang digunakan untuk mengukur citra merek sebagai berikut :

  1. Citra perusahaan (Corporate Image),
    Aaker dan Biel (2009:71) menyatakan bahwa citra perusahaan
    merupakan sekumpulan asosiasi yang dipersepsikan konsumen terhadap
    perusahaan yang membuat suatu barang atau jasa. Meliputi: popularitas,
    kredibilitas, jaringan perusahaan, serta pemakai itu sendiri. Pendapat ini
    diperkuat Biel dalam jurnal Sulistyari (2012) citra perusahaan merupakan citra
    yang ada dalam perusahaan itu sendiri. Perusahaan sebagai organisasi berusaha
    membangun imagenya dengan tujuan tak lain ingin agar nama perusahaan ini
    bagus, sehingga akan mempengaruhi segala hal mengenai apa yang dilakukan
    oleh perusahaan tersebut.
    Pengertian di atas dapat di simpulkan bahwa citra perusahaan merupakan
    suatu persepsi positif yang di ciptakan perusahaan terhadap konsumen denga
    tujuan dapat mempengaruhi segala hal yg di lakukan perusahaan, baik
    perusahaan barang maupun jasa.
  2. Citra produk/konsumen
    Aaker dan Biel (2009:71) citra produk (Product Image), merupakan
    sekumpulan asosiasi yang dipersepsikan konsumen terhadap suatu barang
    atau jasa. Meliputi: atribut dari produk, manfaat bagi konsumen, serta
    jaminan. Pendapat ini di perkuat Biel dalam jurnal Sulistyari (2012) citra
    konsumen terhadap suatu produk yang dapat berdampak positif maupun negatif
    yang berkaitan dengan kebutuhan, keinginan, dan harapan konsumen. Image
    dari produk dapat mendukung terciptanya sebuah brand image atau citra dari
    merek tersebut.
    Berdasarkan pendapat di atas peneliti dapat menyimpulkan bahwa citra
    produk merupakan sekumpulan persepsi yang di ciptakan perusahaan terhadap
    konsumen berkaitan dengan kebutuhan, keinginan, harapan konsumen dan
    manfaat bagi konsumen serta jaminan sehingga terbentuk persepsi produk yang
    bagus sehingga dapat menciptakan citra merek positif perusahaan.
  3. Citra pemakai (User Image),
    Aaker dan Biel (2009:71) citra pemakai merupakan sekumpulan
    asosiasi yang dipersepsikan konsumen terhadap pemakai yang menggunakan
    suatu barang atau jasa. Meliputi: pemakai itu sendiri, serta status sosialnya.
    Pendapat ini di perkuat Biel dalam jurnal Sulistyari (2012) citra pemakai dapat
    dibentuk langsung dari pengalaman dan kontak dengan pengguna merek
    tersebut. Manfaat adalah nilai pribadi konsumen yang diletakkan terhadap
    atribut dari produk atau layanan yaitu apa yang konsumen pikir akan mereka
    dapatkan dari produk atau layanan tersebut
    Pendapat di atas dapat di simpulkan bahwa citra pemakai/konsumen
    merupakan sekumpulan asosiasi yang di persepsikan konsumen secara langsung
    dari pengalaman dan kontak dengan pengguna produk barang atau jasa.
    Terciptanya kepuasan seletah memakai produk adalah bukti barang di terima
    konsumen.