Karakteristik Loyalitas Konsumen


Pelanggan yang loyal merupakan aset penting bagi perusahaan, hal ini dapat
dinilai dari karakteristik yang dimiliki oleh pelanggan, sebagaimana telah
diungkapkan Hurriyati (2015:129), pelanggan yang loyal memiliki karakteristik
sebagai berikut:

  1. Melakukan pembelian secara konsisten di waktu yang berbeda (makes regular
    repeat purchases). Pelanggan yang loyal merupakan pelanggan yang rela
    membeli barang atau jasa secara berulang-ulang meskipun harganya
    mengalami kenaikan.
  2. Membeli diluar lini produk atau jasa (purchases across product and service
    lines). Pelanggan yang loyal tidak hanya membeli satu jenis produk atau jasa
    saja dari perusahaan, melainkan juga membeli produk atau jasa tambahan dari
    sifat pembelian tanpa direncanakan (impulse buying).
  3. Memberi rekomendasi produk lain kepada orang lain (refers other). Pelanggan
    yang loyal dengan perusahaan akan berusaha merekomendasikan dan
    mempengaruhi orang lain untuk menggunakan produk atau jasa yang sama
    dengan memberikan penjelasan mengenai keunggulan serta kualitas produk
    atau jasa sampai orang tersebut mencoba secara menggunakannya langsung.
  4. Menunjukkan kekebalan dari daya tarik produk sejenis dari pesaing
    (demonstrates an immunity to the full of the competition). Pelanggan yang
    loyal besar kemungkinan akan menolak apabila ditawari dengan produk atau
    jasa dari pesaing meskipun ada kemiripan hampir sama dengan kualitas yang
    diberikan. Para pelanggan yang loyal selalu menolak apabila ditawari produk
    atau jasa dari perusahaan lain (pesaing). Mereka sudah memiliki kecintaan
    tersendiri terhadap produk atau jasa yang telah digunakan.
    Berkaitan dengan pengalaman pelanggan, loyalitas tidak dapat dibentuk tanpa
    melalui proses dan perlu dirancang oleh perusahaan, Hurriyati (2015:130)
    mengungkapkan tahap-tahap perancangan loyalitas tersebut adalah sebagai berikut:
  5. Define Customer Value
    a. Identifikasi terhadap sasaran segmen pelanggan yang menjadi tujuan
    perusahaan.
    b. Mendefinisikan nilai pelanggan sasaran dengan menentukan nilai
    pelanggan mana yang telah menjadi pendorong keputusan pembelian dan
    dalam proses mewujudkan loyalitas.
    c. Menciptakan diferensiasi merek yang dijanjikan.
  6. Design The Branded Customer Experience
    a. Mengembangkan pemahaman mengenai pengalaman pelanggan terhadap
    merek
    b. Membentuk perilaku karyawan untuk merealisasikan brand promise.
    c. Merancang perubahan strategi secara keseluruhan untuk merealisasikan
    pengalaman pelanggan yang baru.
  7. Equip people and deliver consistenly
    a. Mempersiapkan pemimpin untuk menjalankan dan memberikan
    pengalaman kepada pelanggan.
    b. Melengkapi pengetahuan dan keahlian karyawan untuk mengembangkan
    dan memberikan pengalaman kepada pelanggan dalam setiap interaksi
    yang dilakukan pelanggan terhadap perusahaan.
    c. Memperkuat kinerja perusahaan melalui pengukuran dan tindakan
    kepemimpinan.
  8. Sustain and enhance performance
    a. Gunakan respon timbale balik pelanggan dan karyawan untuk memelihaara
    pelanggan secara berkesinambungan dan mempertahankan pengalaman
    pelanggan.
    b. Membentuk kerjasama antara sistem HRD (human resource development)
    dengan proses bisnis yang terlibat langsung dalam memberikan dan
    menciptakan pengalaman pelanggan.
    c. Secara terus menerus mengembangkan dan mengkomunikasikan hasil
    untuk menanamkan Branded Customer Experience yang telah dijalankan
    perusahaan