Membentuk, membangun dan mempertahankan loyalitas pelanggan merupakan
bagian dari suatu program hubungan jangka panjang sebuah perusahaan, yang
terbukti dapat memberikan manfaat bagi para pelanggan dan perusahaan. Bagi
perusahaan terdapat manfaat utama yang berkaitan dengan loyalitas pelanggan
menurut (Sugandini, 2018) :
- Loyalitas dalam meningkatkan pembelian pelanggan, memperlihatkan bahwa
pelanggan cenderung melakukan transaksi pemelian secara lebih setiap
tahunnya dari satu perusahaan penyedia produk atau jasa yang memiliki
hubungan khusus dengan para pelanggan itu. Pada saat para pelanggan
mempersepsikan nilai produk dan jasa sebuah perusahaan berada tingkatan
lebih tinggi, mereka cenderung membeli kembali dari penyedia jasa yang
sama untuk menangkal risiko yang mungkin jika mereka pindah ke pemasok
atau penyedia jasa yang lain. - Loyalitas pelanggan dapat membantu menurunkan biaya yang ditanggung
perusahaan untuk memberikan pelayanan yang baik pada pelanggan. Suatu
perusahaan tentunya mengeluarkan sejumlah biaya awal dalam upaya untuk
menarik pelanggan baru seperti biaya promosi, biaya pengoperasian, dan
biaya pembaruan suatu sistem baru. Dalam jangka pendek, biaya-biaya itu
sering kali melebihi pendapatan yang diperoleh dari pelanggan. Oleh sebab
itu, dalam rangka memperoleh loyalitas pelanggan berarti membantu
menurunkan biaya-biaya terkait penjualan pada pemesanan itu, yang
menghasilkan profit margin yang lebih tinggi. - Loyalitas pelanggan dapat meningkatkan komunikasi yang positif dari mulut
ke mulut. Para pelanggan yang puas dan loyal kemungkinan besar
memberikan rekomendasi sangat positif dari mulut ke mulut. Bentuk
komunikasi ini dapat terbukti membantu bagi para pelanggan baru yang
berusaha untuk mengevaluasi derajat risiko yang dilibatkan dalam keputusan
untuk membeli. Oleh karena itu, suatu rekomendasi berfungsi sebagai suatu
pendukung pemasaran dan membantu menurunkan pengeluaran perusahaan
untuk menarik pelanggan baru. - Retensi karyawan merupakan strategi yang penting dalam rangka untuk
mempertahankan karyawan yang potensial agar mereka dapat loyal terhadap
perusahaan. Apabila retensi karyawan dapat diterapkan dengan baik, resiko
untuk terjadinya turnover karyawan akan lebih mudah untuk ditekan
