Metode, Model dan Proses Motivasi


Menurut Daryanto (2013:758-760) Mengingat bahwa motivasi
merupakan hal yang harus bisa dilakukan seorang manajer, karena
menyangkut pada kinerja dan produktivitas yang dihasilkan seorang
pegawai. Selain bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja
pegawai, motivasi yang dilakukan secara optimal perlu mengetahui
bagaimana metode, model dan proses yang akan dilakukan dalam
memotivasi pegawainya.
Metode yang diginakan biasanya secara langsung dan tidak
langsung. Metode langsung yaitu motivasi yang diberikan secara
langsung kepada setiap pegawai untuk memenuhi kebutuhannya. Seperti
memberikan pujian, penghargaan, bonus, dan sebagainya. Metode yang
kedua yaitu metode tidak langsung yaitu metode pemberian motivasi
secara tidak langsung melalui pemberian-pemberian faislitas yang
menunjang gairah dan semangat kerja maupun kelancaran dalam
menyelesaikan pekerjaan. Seperti penyediaan ruang kerja yang nyaman,
sarana dan pra-sarana kerja yang baik serta suasana dan lingkungan kerja
yang baik.
Motivasi juga memiliki beberapa model berdasarkan apa yang
diberikan kepada bawahan untuk meingkatkan motivasinya. Model yang
pertana adalah model tradisional, yaitu pegawai yang berprestasi baik
akan di berikan insentif materil. Yang kedua model hubungan manusia
dimana pegawai diberikan pengakuan atas keberadaannya sehingga
pegawai mendapatkan kebebasan untuk membuat keputusan dan
kreativitas. Yang ketiga model sumber daya manusia yaitu pegawai
diberikan rasa kepuasan terhadap pekerjaan yang telah dicapai. Pegawai
merasa diberikan tanggung jawab dan kesempatan yang luas untuk
mengambil keputusan dalam menyelesaikan pekerjaannya.
Dalam memberikan motivasi terdapat beberapa tahapan yaitu
penjelasan akan tujuan organisasi, mengetahui kepentingan
organisasi,komunikasi efektif, integrasi tujuan, pemberian faislitas, dan
team work.
Menurut Gibson, James L.et.al (2012:126), “Motivation is an
explanatory concept that we use to make sense out of the behavior we
observe”. Motivasi adalah sebuah konsep penjelasan yang kita gunakan
untuk melihat perilaku kita.
Menurut Hamzah B, Uno (2011:71), Motivasi yaitu suatu faktor
yang turut menentukan kinerja seseorang besar atau kecilnya tergantung
pada seberapa banyak intensitas motivasi yang diberikan.
Menurut Mangkunegara (2010:61) Motivasi yaitu terbentuk dari
sikap (attitude) karyawan dalam menghadapi situasi kerja di perusahaan
(situation). Motivasi merupakan kondisi atau energy yang menggerakkan
diri karyawan yang terarah atau tertuju untuk mencapai tujuan
organisasi. Sikap mental karyawan yang pro dan positif terhadap situasi
kerja itulah yang memperkuat motivasi kerjanya untuk mencapai kinerja
yang maksimal.
Menurut Schermerhorn (2011:351), “ The term motivation is used
in management theory to describe forces within the individual that
account for the level, direction, and persitence of effort expended at
work “. Motivasi yaitu digunakan dalam teori manajemen untuk decribe
kekuatan dalam diri individu yang menjelaskan arah, tingkat
danpersistence usaha yang dikeluarkan di tempat kerja.
Menurut S.P. Hasibuan, Malayu (2010:95), motivasi yaitu sebagai
pemberian daya penggerak yang menciptakan kegairahan kerja
seseorang, agar mereka mau bekerja sama, bekerja efektif dan
berintegrasi dengan segala daya upaya untuk mencapai kepuasan