Manajemen Hubungan Dengan Masyarakat


Hubungan atau komunikasi secara sederhana dapat diartikan sebagai proses
penyampaian berita dari seseorang ke orang lain. Hubungan masyarakat adalah suatu
usaha yang disengaja , direncanakan dan diteruskan untuk menjalin dan membina saling
pengertian diantara organisasi dan masyarakat. Humas sebagai penghubung dari pihak
sekolah dengan masyarakat harus dipelihara dengan baik, karena sekolah akan selalu
berhubungan dengan masyarakat dan tidak bisa lepas sebagai partner sekolah dalam
mencapai kesuksesan sekolah itu sendiri.
Kepala sekolah yang baik merupakan salah satu kunci untuk bisa menciptakan
hubungan yang baik antara sekolah dan masyarakat secara efektif karena harus menaruh
perhatian tentang apa yang terjadi pada peserta didik disekolah dan apa yang dipikirkan
orang tua tentang sekolah. Kepala sekolah dituntut untuk senantiasa berusaha dan
membina hubungan kerja sama yang baik antara sekolah dan masyarakat guna
mewujudkan sekolah yang efektif dan efisien. Menurut Mulyasa (2002:51) hubungan
yang harmonis ini akan membentuk :

  1. Saling pengertian antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan lembaga-lembaga
    lain yang ada dimasyarakat, termasuk dunia kerja.
  2. Saling membantu antara sekolah dan masyarakat karena mengetahui manfaat,
    arti dan pentingnya peranan masing-masing.
  3. Kerja sama yang erat antara sekolah dengan berbagai pihak yang ada
    dimasyarakat dan mereka merasa ikut bertanggung jawab atas suksesnya
    pendidikan di sekolah.
    41
    Prinsip-prinsip Humas menurut Jalal danSupriadi (2001) dalam Daryanto (2013:146)
    disingkat dengan TEAM WORK sebagai berikut :
  4. T = Together (bersama-sama), antara anggota yang satu dengan yang lain bisa
    bekerja sama dalam organisasi agar dapat mencapai tujuan organisasi secara
    efektif dan efisien.
  5. E = Emphaty (pandai merasakan perasaan orang lain), menjaga perasaan orang
    lain dengan selalu menghargai pendapat dan hasil kerja orang lain. Menjaga
    untuk tidak membuat orang lain tersinggung.
  6. A = Assist (saling membantu) , ringan tangan untuk membantu pekerjaan orang
    lain dalam organisasi sehingga dapat menghindarkan persaingan negatif.
  7. M = Maturity (saling penuh kedewasaan), dewasa dalam menghadapi
    permasalahan, bisa mengendalikan diri dari emosi sehingga dapat mengatasi
    masalah secara baik dan menguntungkan bersama.
  8. W = Willingness ( saling mematuhi), menjunjung keputusan bersama dengan
    mematuhi aturan-aturan sebagai hasil kesepakatan bersama.
  9. O = Organization (saling teratur), bekerja sesuai aturan main yang ada dalam
    organisasi dan sesuai dengan tugas serta kewajiban masing-masing anggota.
  10. R = Respect (saling menghormati), menghormati antara satu dengan yang
    lainnya, sehingga bisa menjaga kekompakan kerja.
  11. K = Kindness (saling berbaik hati), bersabar, menyikapi orang lain secara baik.
    Melalui hubungan yang harmonis tersebut diharapkan tercapai tujuan hubungan
    sekolah dengan masyarakat, yaitu terlaksananya proses pendidikan disekolah secara
    produktif, efektif dan efisien sehingga menghasilkan lulusan yang produktif berkualitas