Menurut Werther dan Davis dalam Suwatno dan Priansa (2016:197)
mengatakan bahwa penilaian kinerja mempunyai beberapa tujuan dan manfaat
bagi perusahaan dan karyawan yang dinilai antara lain :
- Performance Improvement.
Memungkinkan karyawan dan manajer untuk mengambil
tindakan yang berhubungan dengan peningkatan kinerja. - Compensation adjustment.
Membantu para pengambil keputusan untuk menentukan siapa
saja yang berhak menerima kenaikan gaji atau sebaliknya. - Placement decision.
Menentukan promosi, transfer, dan demotion - Training and development needs.
Mengevaluasi kebutuhan pelatihan dan pengembangan bagi
karyawan agar kinerja mereka lebih optimal. - Carrer planning and development.
Memandu untuk menetukan jenis karier dan potensi karier dapat
dicapai. - Staffing Process Deficencies.
Mempengaruhi prosedur perekrutan karyawan. - International Inaccuracies and Job-Design Errors.
Membantu menjelaskan apa saja kesalahan yang terjadi dalam
manajemen sumber daya manusia terutama dibidang informasi
job-design, dan system informasi manajemen sumber daya
manusia. - Equal Employement Opportunity.
Menunjukan bahwa placement decision tidak diskriminatif. - External Chalengges.
Kadang-kadang kinerja karyawan dipengaruhi oleh faktor-faktor
eksternal seperti keluarga, keuangan pribadi, kesehatan, dan lain-
lainnya. - Feedback.
Memberikan umpan balik bagi urusan kekaryawanan maupun
bagi karyawan itu sendiri.
