Menurut Amstrong dalam Edison et al. (2017:193) Terkadang
diamsumsikan bahwa penilaian kinerja sama dengan manajemen kinerja. Tetapi
ada perbedaan yang signifikan. Penilaian kinerja dapat didefinisikan sebagai
penilaian individu yang dilakukan oleh manager mereka melalui, biasanya
sebuah pertemuan kajian umum tahunan. Sedangkan dalam manajemen kinerja,
ada proses yang berkesinambungan dan lebih luas, lebih menyeluruh, serta lebih
alami karena manajemen yang menjelaskan harapan bersama, dengan
menekankan peran dukungan dari manajer yang diharapakan bertundak sebagai
pembina daripada hakim dan berfokus pada masa depan. Sedangkan yang
dimaksud penilaian atau evaluasi kinerja dari beberapa ahli adalah sebagai
berikut :
- Menurut Dick grote dalam Edison et al. (2017:194) mengatakan bahwa,
penilaian kinerja adalah sistem manajemen formal untuk menyediakan
evaluasi tentang kualitas kinerja seseorang dalam sebuah organisasi.
Penilaian ini biasanya disiapkan oleh atasan langsung. Prosedur ini
biasanya membutuhkan pengawasan untuk mengisi formulir penilaian
standar yang mengevaluasi individu pada dimensi yang berbeda dan
kemudian membahas hasil evaluasi dengan karyawan. - Menurut Wibisono dalam Edison et al. (2017:194) mengatakan bahwa
evaluasi kinerja merupakan penilaian kinerja yang dibandingkan dengan
rencana atau standar-standar yang telah disepakati. - Menurut Simamora dalam Edison et al. (2017:194) menyebutkan bahwa
“evaluasi kinerja adalah untuk menghasilkan informasi yang akurat dan
sahih tentang perilaku dan kinerja anggota organisasi. Semakin akurat
dan sahih informasi yang dihasilkan oleh system penilaian kinerja,
semakin besar potensi nilainya bagi organisasi
