Indikator Kepuasan Kerja


Setiap pegawai memiliki tolak ukur kepuasan kerja yang berbeda standar
kepuasannya. Adapun indikator kepuasan kerja menurut Robbins and Judge dalam
Puspitawati (2013:18), yaitu :

  1. Pekerjaan itu sendiri (work it self), yaitu merupakan sumber utama kepuasan
    dimana pekerjaan tersebut memberikan tugas yang menarik, kesempatan untuk
    belajar, kesempatan untuk menerima tanggung jawab dan kemajuan untuk
    pegawai.
  2. Gaji/ Upah (pay), yaitu merupakan faktor multidimensi dalam kepuasan kerja.
    Sejumlah upah/ uang yang diterima pegawai menjadi penilaian untuk kepuasan,
    dimana hal ini bisa dipandang sebagai hal yang dianggap pantas dan layak.
  3. Promosi (promotion), yaitu kesempatan untuk berkembang secara intelektual
    dan memperluas keahlian menjadi dasar perhatian penting untuk maju dalam
    organisasi sehingga menciptakan kepuasan.
  4. Pengawasan (supervision), yaitu merupakan kemampuan penyelia untuk
    memberikan bantuan teknis dan dukungan perilaku. Pertama adalah berpusat
    pada pegawai, diukur menurut tingkat dimana penyelia menggunakan
    ketertarikan personal dan peduli pada pegawai. Kedua adalah iklim partisipasi
    atau pengaruh dalam pengambilan keputusan yang dapat mempengaruhi
    pekerjaan pegawai.
  5. Rekan kerja (workers), yaitu rekan kerja yang kooperatif merupakan sumber
    kepuasan kerja yang paling sederhana. Kelompok kerja, terutama tim yang
    kompak bertindak sebagai sumber dukungan, kenyamanan, nasehat, dan
    bantuan pada anggota individu