Untuk mengetahui produktivitas kerja dari setiap
pekerja/pegawai, maka perlu dilakukan sebuah pengukuran produktivitas
kerja.
Menurut Simamora (2009), indikator-indikator yang digunakan
dalam pengukuran produktivitas kerja meliputi kuantitas kerja, kualitas
kerja, dan ketepatan waktu.
- Kuantitas kerja merupakan suatu hasil yang dicapai oleh
pegawai/pekerja dalam jumlah tertentu dengan perbandingan standar
yang ada atau telah ditetapkan oleh lembaga/perusahaan. - Kualitas kerja merupakan suatu standar hasil yang berkaitan dengan
mutu dari suatu produk yang dihasilkan oleh pegawai/pekerja, dalam
hal ini merupakan suatu kemampuan pegawai/pekerja dalam
menyelesaikan pekerjaan secara teknis dengan perbandingan standar
yang telah ditetapkan oleh lembaga/perusahaan. - Ketepatan waktu merupakan tingkat suatu aktivitas yang
diselesaikan pada awal waktu yang telah ditentukan, dilihat dari
sudut koordinasi dengan hasil output, serta mampu memaksimalkan
waktu yang tersedia untuk aktivitas lain. Ketepatan waktu diukur
dari persepsi pegawai/pekerja terhadap suatu aktivitas yang
disediakan di awal waktu sampai menjadi output.
