Hubungan Variabel Pandangan Berbasis Sumber Daya (RBV)Terhadap Keunggulan Bersaing


Menurut Pankaj (2010:4)
“Resource Based View (RBV) analyzes and interprets resources of the
organizations to understand how organizations achieve sustainable competitive
advantage”
(Resource Based View (RBV) menganalisis dan menafsirkan sumber daya
organisasi untuk memahami bagaimana organisasi mencapai keunggulan
kompetitif yang berkelanjutan).
Menurut Ferreira et al. dalam Ardianus dan Petrus (2016:216),
keberhasilan perusahaan amat ditentukan oleh sumberdaya yang dimilikinya dan
kapabilitas perusahaan yang mampu mengubah sumberdaya itu menjadi sebuah
economic benefit. Sumberdaya perusahaan (Firm Resource) bisa berwujud
(misalnya: pabrik, tanah, kendaraan, bahan baku dan mesin) maupun tidak
berwujud (misal: merk, reputasi dan keahlian, budaya perusahaan, struktur, persepsi
dan proses yang dimiliki).
Keunikan sumber daya, efisiensi yang dapat memberikan margin optimal,
menurut Penrose dalam H Ating Sukma (2018:78) merupakan daya dukung yang
kuat untuk menghadapi pesaing.
Dalam menghasilkan keunggulan bersaing yang berkelanjutan menurut
Powell dalam H Ating Sukma (2018: 77-78) harus mampu memberikan nilai
ekonomis yang tinggi, yang sulit untuk ditiru atau digantikan. Pendapat ini banyak
diikuti oleh pemikir-pemikir lainnya, karena jika sumber daya sulit tergantikan
maka nilai ekonomis dari sumber daya akan bernilai ekonomis yang tinggi.9
Bates dan Flynn dalam H Ating Sukma (2018:78) menekankan bahwa
sumberdaya akan mempengaruhi kinerja perusahaan dan juga menyatakan sesuatu
yang langka, sulit ditiru oleh yang lain mendorong timbulnya keunggulan bersaing.
Hubungan ini juga di perkuat oleh Defin dan Atin dalam penelitian
terdahulu yang menyatakan bahwa Pandangan Berbasis Sumber Daya (RBV)
berpengaruh signifikan terhadap Keunggulan Bersaing