Kerjasama tim (team work) membutuhkan lebih banyak waktu dan sering
kali lebih banyak orang yang telibat daripada kerja secara individu. Kerjasama
merupakan bentuk kerja kelompok dengan keterampilan yang saling melengkapi
serta berkomitmen untuk mencapai misi yang sudah disepakati sebelumnya untuk
mencapai tujuan bersama secara efektif dan efisien. Kerjasama tim dimaksudkan
dengan membagi tugas untuk satu tujuan bersama serta saling melengkapi antar
sesama, misalnya satu orang tidak menyelesaikan pekerjaan atau tidak ahli dalam
pekerjaan yang ditugaskan, maka dapat dikerjakan oleh anggota tim lainnya yang
bisa melakukan tugas tersebut (Robbins & Judge, 2013). Tenner & Detoro (1992)
menjelaskan bahwa kerjasama tim adalah sekelompok orang-orang yang bekerja
bersama untuk mencapai tujuan yang sama dan tujuan tersebut akan lebih mudah
diperoleh dengan melakukan kerjasama tim daripada dilakukan sendiri.
Menurut Robins & Judge (2013), ketika setiap pihak yang berkonflik
berkeinginan untuk bersama-sama memperjuangkan kepentingan kedua belah
pihak, dapat dikatakan mereka sedang berkerja sama dengan mengupayakan hasil
yang sama-sama menguntungkan. Robins & Judge (2013) berpendapat kelompok
kerja (work group) adalah kelompok yang berinteraksi terutama untuk berbagi
informasi dan membuat berbagai keputusan untuk membantu setiap anggota
bekerja didalam area tanggung jawabnya. Kelompok kerja tidak mempunyai
kebutuhan dan kesepakatan untuk terlibat dalam kerja kolektif yang membutuhkan
usaha bersama. Jadi kinerja mereka hanya merupakan gabungan akhir dari
kontribusi individual setiap anggota kelompok. Lebih lanjut Robins & Judge
(2013), menjelaskan tim yang efektif harus bekerjasama dan menerima tanggung
jawab secara kolektif untuk dapat menyelesaikan tugas-tugas.
