Berdasarkan penelitian R Sudiarditha et al. (2017) Terkait dengan permasalahan kinerja, salah satu indikator yang bisa dinilai dari laporan kehadiran karyawan mengenai persentase tingkat absensi karyawan dapat diketahui seberapa besar tingkat ketidakhadiran. Indikator kinerja pegawai antara lain (Samsuddin, 2018:83):
- Kualitas Kerja (Quality of work), adalah kualitas kerja yang dicapai berdasarkan syarat-syarat kesesuaian dan kesiapannya yang tinggi pada gilirannya akan melahirkan penghargaan dan kemajuan serta perkembangan organisasi melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan secara sistematis sesuai tuntutan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin berkembang pesat.
- Ketetapan Waktu (Pomptness), yaitu berkaitan dengan sesuai atau tidaknya waktu penyelesaian pekerjaan dengan target waktu yang direncanakan.
- Inisiatif (Initiative), yaitu mempunyai kesadaran diri untuk melakukan sesuatu dalam melaksanakan tugas-tugas dan tanggung jawab.
- Kemampuan (Capability), yaitu diantara beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja seseorang, ternyata yang dapat diintervensi atau diterapi melalui pendidikan dan latihan adalah factor kemampuan yang dapat dikembangkan.
- Komunikasi (Communication), merupakan interaksi yang dilakukan oleh atasan kepada bawahan untuk mengemukakan saran dan pendapatnya dalam memecahkan masalah yang dihadapi.
