Manusia di dalam kehidupannya harus berkomunikasi, artinya memerlukan orang
lain dan membutuhkan kelompok aau masyarakat untuk saling berinteraksi. Hal ini
merupakan suatu hakekat bahwa sebagian besar pribadi manusia terbentuk dari hasil
intergrasi sosial dengan sesama dalam kelompok dan masyarakat. Di dalam kelompok
terdapat bentuk kepemimpinan yang merupakan masalah pneitng untuk kelangsungan
hidup kelompok, yan gterdiri dari pemimpin dan bawahan/karyawan.
Di antara kedua belah pihak harus ada two-way-communications atau komunikasi
dua arah atau komunikasi timbal balik, untuk itu diperlukan adanya kerja sama yang
diharapkan untuk mencapai cita-cita, baik cita-cita pribadi, maupun kelompok, untuk
mencapai tujuan suatu organisasi (Roskina,2020).
Dalam kehidupan organisasi terdiri dari berbagai unsur, yang mempunyai maksud
dan tujuan orrganisasi yang dimilikinya tetap dipertahankan dan diarahkan demi
untuk perkembangan yang lebih dinamis.
Pada dasarnya komunikasi di dalam organisasi, terbagi kepada tiga bentuk:
