Untuk memahami kinerja dengan baik, perlu diberikan penjelasan mengenai
faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja. Pemaparan ini akan berguna untuk
mengetahui dimensi-dimensi pengukuran yang diberikan oleh ahli untuk
mengkaji kinerja dengan lebih baik. Beberapa faktor yang mempengaruhi
kinerja seperti dikutip dari Soeprihanto (1988: 21) antara lain meliputi:
- Prestasi kerja yang ditunjukkan oleh pencapaian dan penyelesaian pekerjaan,
waktu bekerja dan biaya yang dibutuhkan - Kualitas pekerjaan yang ditunjukkan oleh tingkat ketepatan hasil kerja dan
rendahnya tingkat kesalahan - Kuantitas pekerjaan yang ditunjukkan oleh jumlah hasil kerja dan pencapaian
target perusahaan. - Kerjasama yang ditunjukkan oleh hubungan dengan orang lain di dalam
kelompoknya, hubungan dengan orang lain di luar kelompoknya, komunikasi
dengan atasan dan bawahan, kesediaan membantu dan dibantu oleh orang lain - Tanggung jawab yang ditunjukkan oleh komitmen terhadap tugas, kepatuhan
melaksanakan wewenang dan tanggung jawab, pemberian insentif serta
sinergi di luar kelompok.
Dalam menambahkan faktor yang mempengaruhi kinerja, Tiffin dan Mc.
Cormick (dalam Srimulyo,1999:40) mengemukakan dua variabel yang
mempengaruhi kinerja meliputi variabel individual dan variabel situasional.
Variabel individual yang bersifat demografis kemudian akan dianalisis untuk
memperkuat hipotesis penelitian yang akan dikemukakan kemudian. Variabel
individual ini meliputi jenis kelamin, umur, pendidikan terakhir, pengalaman
(yang berkaitan dengan lama bekerja), dan ditambahkan dengan profesi (peran
individu dalam organisasi tempat bekerja)
