Indikator Kinerja Karyawan


Indikator kinerja karyawan merupakan alat yang digunakan untuk
mengukur kinerja pegawai. Beberapa ahli telah mengemukakan indikator kinerja
karyawan, terutama menurut Mangkunegara (2017:144) untuk mengukur kinerja
karyawan dapat digunakan 4 (aspek) sebagai berikut:

  1. Kualitas
    Kualitas kerja adalah suatu hasil yang bisa diukur dari tingkat efisiensi dan
    efektifitas seorang karyawan dalam melakukan suatu pekerjaan, dengan kata
    lain seorang karyawan mampu melaksanakan pekerjaan sesuai standar yang
    diberikan perusahaan secara efektif dan efisien, yang didukung oleh sumber
    daya lainnya dalam mencapai tujuan perusahaan secara umum.
  2. Kuantitas
    Kuantitas kerja adalah segala macam satuan ukuran yang berhubungan dengan
    beban kerja dan dinyatakan dalam angka, sehingga beban kerja adalah jumlah
    pekerjaan yang dilakukan oleh pekerja dalam jangka waktu tertentu yang
    ditentukan. Hal ini terlihat dari kerja keras karyawan dalam bekerja dan
    menggunakan waktu dan kecepatan tertentu dalam melaksanakan tugas dan
    tanggung jawabnya. Dengan demikian, banyaknya lapangan pekerjaan
    memungkinkan karyawan untuk dapat menghasilkan pekerjaan sesuai dengan
    tujuan dan peraturan perusahaan.
  3. Pelaksanaan tugas
    Pelaksanaan tugas adalah seberapa jauh karyawan mampu melakukan
    pekerjaannya dengan akurat atau tidak ada kesalahan. Jadi dapat dikatakan
    bahwa pelaksanaan tugas ialah dapat tidaknya diandalkan seorang karyawan
    dalam melaksanakan tugas sesuai intruksi dalam bekerja serta bagaimana
    seorang karyawan mampu untuk berinisiatif dan berhati hati dalam bekerja agar
    mampu melaksanakan pekerjaannya dengan baik.
  4. Tanggung jawab
    Tanggung jawab merupakan kesadaran manusia dalam tingkah laku maupun
    perbuatannya yang disengaja atau tidak disengaja. Tanggung jawab terhadap
    pekerjaan adalah sebuah perwujudan kesadaran mengenai kewajiban karyawan
    untuk melaksanakan pekerjaan yang diberikan perusahaan.
    Adapun indikator kinerja karyawan menurut Djoko Wijono (2018) adalah
    sebagai berikut :
  5. Kuantitas hasil kerja
    Segala macam bentuk satuan ukuran yang berhubungan dengan jumlah hasil
    kerja yang bisa dinyatakan dalam ukuran angka atau padanan angka lainnya.
  6. Efesiensi dalam melaksanakan tugas
    Berbagai sumber daya secara bijaksana dan dengan cara yang hemat biaya.
  7. Disiplin kerja
    Taat kepada hokum dan peraturan yang berlaku .
  8. Inisiatif
    Kemampuan untuk memutuskan dan melakukan sesuatu tanpa harus diberi
    tahu, berusaha untuk melakukan beberapa hal walau keadaan semakin sulit.
  9. Ketelitian
    Tingkat kesesuaian hasil pengukuran kerja apakah kerja itu udah mencapai
    tujuan apa belum.
  10. Kepemimpinan
    Proses mempengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada
    pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi.
  11. Kejujuran
    Salah satu sifat manusia yang cukup sulit untuk diterapkan.
  12. Kreativitas
    Proses mental yang melibatkan pemunculan gagasan atau yang melibatkan
    pemunculan gagasan.
    Adapun menurut Widjaja, (2021) terdapat tujuh indikator pada kinerja
    antara lain:
  13. Tujuan
    Tujuan menunjukkan ke arah mana kinerja harus dilakukan. Atas dasar arah
    tersebut, dilakukan kinerja untuk mencapai tujuan. Kinerja individu maupun
    organisasidikatan berhasil apabila dapat mencapai tujuan yang diinginkan.
  14. Standar
    Standar merupakan suatu ukuran apakah tujuan yang diinginkan dapat dicapai.
    Tanpa standar, tidak dapat diketahui kapan suatu tujuan tercapai. Kinerja
    seseorang dikatakan berhasil apabila mampu mencapai standar yang ditentukan
    atau disepakati bersama antara atasan dan bawahan.
  15. Umpan Balik
    Umpan balik merupakan masukan yang dipergunakan untuk mengukur
    kemajuan kinerja, standar kinerja, dan pencapaian tujuan. Dengan umpan balik
    dilakukan evaluasi terhadap kinerja dan sebagai hasilnya dapat dilakukan
    perbaikan kinerja.
  16. Alat atau Sarana
    Alat atau sarana merupakan faktor penunjang untuk pencapaian tujuan. Tanpa
    alat atau sarana, tugas pekerjaan spesifik tidak dapat dilakukan dan tujuan tidak
    dapat diselesaikan sebagaimana seharusnya.
  17. Kompetensi
    Kompetensi merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang untuk
    menjalankan pekerjaan yang diberikan kepadanya dengan baik. Kompetensi
    memungkinkan seseorang mewujudkan tugas yang berkaitan dengan pekerjaan
    yang diperlukan untuk mencapai tujuan.
  18. Motif
    Motif merupakan alasan atau pendorong bagi seseorang untuk melakukan
    sesuatu, tanpa dorongan motif untuk mencapai tujuan, kinerja tidak akan
    berjalan.
  19. Peluang
    Pekerja perlu mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan prestasi kerjanya.
    Tugas mendapatkan prioritas lebih tinggi, mendapat perhatian lebih banyak,
    dan mengambil waktu yang tersedia