Motivasi berasal dari kata “movere” yang berarti “dorongan atau daya
penggerak”. Motivasi ini hanya diberikan kepada manusia, khususnya kepada
para bawahan atau pengikut. Motivasi mempersoalkan bagaimana caranya
mendorong bawahan, agar mereka mau bekerja keras dengan memberikan
semua kemampuan dan keterampilannya untuk mewujudkan tujuan perusahaan.
Motivasi penting karena dengan motivasi ini diharapkan setiap individu
karyawan mau bekerja sama, bekerja keras dan antusias untuk mencapai
produktivitas kerja yang tinggi (Hasibuan & Melayu, 2016: 143).
Motivasi adalah proses yang menjelaskan mengenai kekuatan, arah, dan
ketekunan seseorang dalam upaya untuk mencapai tujuan (Robbins dan Judge
dalam Andriani dan Widiawati, 2017). Motivasi meliputi perasaan unik, pikiran
dan pengalaman masa lalu yang merupakan bagian dari hubungan internal dan
eksternal perusahaan (Afandi, 2016: 12).
Armstrong dalam Jeffrey dan Dantes (2017), mendefinisikan motivasi
sebagai kekuatan yang memberi energi, mengarahkan, dan mempertahankan
perilaku. Ini berkaitan dengan kekuatan dan arah perilaku, dan faktor-faktor
memengaruhi orang untuk berperilaku dengan cara tertentu.
