Pengaruh Leader Member Exchange (LMX) Terhadap Kinerja


Leader Member Exchange (LMX) merupakan hubungan kerja antara
atasan dan bawahan yang berbeda-beda antara satu karyawan dengan karyawan
yang lain. Teori Leader Member Exchange (LMX) secara khusus membahas
hubungan timbal balik yang terjadi antara pemimpin dan anggotanya (Gerstner et
al, 1997).
Leader Member Exchange (LMX) memiliki dampak yang besar bagi para
bawahan seperti peningkatan kinerja. Karyawan akan membuat hubungan baik
dengan atasan apabila seorang atasan memiliki komunikasi dan pengarahan yang
baik kepada para bawahan, mereka akan merasa puas dan nyaman bekerja di
perusahaan tersebut. Untuk dapat meningkatkan kinerja karyawan tidak cukup
hanya dengan menuntut karyawan agar bisa bekerja sesuai dengan ketentuan
perusahaan, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hubungan antara atasan dan
bawahan, semakin baik hubungan antara atasan dan bawahan semakin terstruktur
pula pekerjaan yang dilakukan karyawan. Seorang pemimpin dalam perusahaan
memiliki peran strategis dalam pencapaian tujuan perusahaan.
Pernyataan tersebut telah dibuktikan kebenarannya melalui penelitian yang
dilakukan oleh Jaenudin (2021) menunjukkan kinerja karyawan dominan
dipengaruhi oleh variabel Leader Member Exchange. Ketika karyawan dipimpin
oleh pemimpin yang mau maju terlibat langsung dengan bawahannya dalam
melaksanakan pekerjaannya sehingga pemimpin memiliki citra bijaksana yang
artinya Leader Member Exchange berjalan dengan baik dan kinerja karyawan
akan meningkat. Hal yang sama ditunjukkan oleh penelitian yang dilakukan
Kamila et al (2019) menunjukkan hasil LMX berpengaruh signifikan positif
terhadap komitmen organisasi, LMX berpengaruh signifikan positif terhadap
kinerja karyawan, komitmen organisasi berpengaruh signifikan positif terhadap
kinerja karyawan, komitmen organisasi merupakan variable intervening (mediasi)
yang baik khususnya pada pengaruh LMX terhadap kinerja karyawan