Sebelum menjelaskan pengertian brand image, maka terlebih dahulu
akan dijelaskan arti brand (merek). Setiap produk yang dijual di pasar tentu
memiliki merek, dimana merek tersebut sebagai pembeda antara satu produk
dengan produk yang lain. Menurut (Kotler 2009) merek adalah simbol, tanda,
rancangan ataupun sebuah kombinasi dari tiga hal tersebut yang ditujukan
sebagai identitas dari beberapa penjual untuk kemudian dijadikan sebagai
pembeda dengan pesaing yang ada di pasaran.
Secara umum image dapat dideskripsikan dengan karakteristik-
karakteristik tertentu seperti manusia, semakin positif deskripsi tersebut
semakin kuat brand image dan semakin banyak kesempatan bagi pertumbuhan
merek itu (Davis, 2000). Menilai baik-tidaknya suatu merek dapat dilihat dari
kriteria-kriteria mengenai merek yang baik. Menurut (Setiawan, 2007) kriteria
merek yang baik diantaranya terlindung dengan baik, mudah diucapkan,
mudah diingat, mudah dikenali, menarik, menampilkan manfaat produk,
menonjolkan perbadaan produk dibanding pesaing.
Brand Image adalah representasi dari keseluruhan persepsi terhadap
merek dan dibentuk dari informasi dan pengalaman masa lalu terhadap merek
itu. Citra terhadap merek berhubungan dengan sikap yang berupa keyakinan
dan preferensi terhadap suatu merek. Konsumen yang memiliki citra yang
positif terhadap suatu merek, akan lebih memungkinkan untuk melakukan
pembelian (Setiadi, 2003).
Brand image merupakan aspek yang sangat penting dari merek, citra
dapat didasarkan kepada kenyataan atau fiksi tergantung bagaimana konsumen
mempersepsikan. Brand image adalah persepsi tentang merek yang merupakan
refleksi memori konsumen akan asosiasinya pada merek tersebut (Ferrinadewi,
2008:165). Dengan menciptakan brand image yang tepat, maka akan dapat
mempengaruhi penilaian konsumen bukan hanya untuk memenuhi
kebutuhannya tetapi juga dapat memberikan kepuasan yang maksimal bagi
konsumen.
