Pengaruh Pengalaman Merek


Menurut Brakus et al. (2009) pengalaman merek dapat diartikan sebagai
pengalaman pribadi subjektif yang melibatkan sensasi, perasaan dan pemikiran yang
muncul sebagai respons terhadap berbagai rangsangan eksternal merek seperti desain,
identitas merek, kemasan, komunikasi dan lingkungan, dengan kata lain, rangsangan
yang terkait dengan merek tersebut mempengaruhi cara konsumen berinteraksi dengan
merek dan bagaimana mereka dipengaruhi olehnya. Pada penelitian milik Kim & Chao
(2019) menyatakan bahwa hubungan antara pengalaman merek dan keterikatan merek
ditemukan sama pentingnya dan memainkan peran penting dalam proses membangun
merek. Kim & Chao (2019) juga menyatakan bahwa pengalaman merek memiliki
pengaruh positif terhadap citra merek dan keterikatan merek.