Pengertian Human Capital


Gaol (2014) menyatakan bahwa human capital merupakan pengetahuan
(knowledge), keahlian (expertise), kemampuan (ability) dan keterampilan (skill)
yang menjadikan manusia sebagai modal atau aset suatu perusahaan. Dengan
mengandalkan keahlian, kemampuan dan keterampilan maka seorang SDM dapat
menjalankan sumber daya yang lainnya. Menurut Becker (1992) dalam Deni
Minarso (2018), modal manusia (human capital) adalah bahwa manusia bukan
sekedar sumber daya namun merupakan modal (capital) yang menghasilkan
pengembalian (return) dan setiap pengeluaran yang dilakukan dalam rangka
mengembangkan kualitas dan kuantitas modal tersebut merupakan kegiatan
investasi.
Sumber daya manusia merupakan kekuatan daya pikir dan berkarya
manusia yang masih tersimpan dalam diri yang perlu digali, dibina dan
dikembangkan untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi kesejahteraan kehidupan
manusia. Sumber daya manusia merupakan kemampuan potensial yang dimiliki
manusia yang terdiri dari kemampuan berpikir, berkomunikasi, bertindak dan
bermoral untuk melaksanakan suatu kegiatan (bersifat teknis maupun manajerial).
Kemampuan yang dimiliki tersebut akan dapat mempengaruhi sikap dan perilaku
manusia dalam mencapai tujuan hidup baik individual maupun bersama. Sumber
11
daya manusia adalah semua potensi yang dimiliki manusia yang dapat
disumbangkan atau diberikan kepada masyarakat untuk menghasilkan barang atau
jasa.
Human capital tidak lain adalah aset seseorang yang berupa keterampilan
dan pengetahuan yang tidak berwujud yang dapat digunakan untuk menciptakan
nilai ekonomi baik bagi individu itu sendiri maupun bagi organisasi. Salah satu
dari perwujudan peningkatan nilai ekonomi adalah dengan cara melakukan
peningkatan pengetahuan baik melalui pelatihan maupun pendidikan. Pendidikan
merupakan investasi dalam modal manusia yang terbayar dalam hal produktivitas
yang lebih tinggi.
Aset pengetahuan yang dimiliki perusahaan terdapat pada sumber daya
manusia (human capital). Pengelolaan sumber daya manusia (human capital)
yang baik, dapat menjadikan sumber daya manusia sebagai aset atau modal
sebuah perusahaan. Pemanfaatan sumber daya manusia (human capital) sebagai
modal utama perusahaan dapat membuat tercapainya tujuan dari perusahaan.
Sumber daya manusia (human capital) memegang peran penting bagi jalannya
suatu perusahaan. Karena di dalam perusahaan, sumber daya manusia (human
capital) akan menjadi sistem penggerak perusahaan. Peran manusia sebagai
human capital perusahaan sangatlah penting. Sebagaimana telah disebutkan
sebelumnya, sumber daya manusia (human capital) sangat dibutuhkan untuk
diolah menjadi sumber daya yang bernilai tinggi dan mempunyai kompetensi
yang tinggi. Sumber daya manusia adalah aset terpenting di dalam perusahaan
bukan hanya sebagai slogan yang dicantumkan pada visi dan misi perusahaan.
Menurut Wealtherly dalam Kasmawati (2017), nilai perusahaan
didasarkan atas tiga kelompok utama aset, yaitu:

  1. Financial asset (aset finansial), seperti kas surat-surat berharga yang sering
    disebut juga dengan financial capital.
  2. Physical asset (aset fisik), terdiri atas peralatan, gedung, tanah, disebut juga
    dengan tangible asset (aset berwujud).
  3. Intangible asset (aset tidak berwujud), yaitu organizational capital, seperti
    aliansi bisnis, customer capital, merek, reputasi kualitas dan pelayanan; dan
    intellectual capital (paten, desain produk dan teknologi), goodwill dan human
    capital.