Veitzhal, (2012: 53) mengemukakan bahwa seorang pemimpin dalam
menerapkan kepemimpinannya harus bisa dan mampu secara dewasa
melaksanakan kedewasaan terhadap instansi atau organisasinya, kepemimpinan
dibagi kedalam lima indikator, yaitu:
- Kemampuan untuk membina kerjasama dan hubungan yang baik
a. Membangun kerja sama serta hubungan yang baik dengan bawahan
dalam melaksanakan tugas yang sudah menjadi tanggung jawab.
b. Kompetensi seorang pemimpin dalam mendorong bawahannya. - Kemampuan yang efektivitas
a. Bisa menyelesaikan pekerjaan diluar kemampuan.
b. Bisa mengerjakan tugasa tepat pada waktunya.
c. Datang tepat waktu dan tidak terlambat. - Kepemimpinan yang efektivitas
a. Mengambil keputusan dengan jalan berdiskusi dan bertukar pikiran.
b. Mampu mengatasi masalah secara tepat.
c. Bisa dalam memiliki masalah yang terjadi pada pekerjaan. - Kemampuan dalam mendelegasikan tugas dan waktu
a. Sanggup untuk membawa kepentingan pribadi dan organisasi kepada
kepentingan yang lebih luas, yaitu kepentingan organisasi
menggunakan waktu sisa untuk keperluan pribadi.
b. Mempunyai kemampuan dalam menyelesaikan tugas dan tanggung
jawab yang sudah di tentukan. - Kemampuan dalam mendelegasikan tugas atau wewenang.
a. Tanggung jawab seorang pemimpin dalam menyelesaikan tugas mana
yang harus ditanda tangani sendiri dan mana yang harus secara
kelompok.
b. Memberikan bimbingan dan pengarahan dalam mengambil keputusan.
