Banyak faktor yang mempengaruhi seseorang yang
bekerja, baik itu faktor yang berasal dari dalam diri individu atau
faktor internal dan faktor yang berasal dari luar individu atau
faktor eksternal. Flippo (1997) menyatakan ada sepuluh faktorfaktor yang mempengaruhi seseorang untuk bekerja, yaitu:
a. Upah. Upah merupakan salah satu alat pemuas
kebutuhan-kebutuhan fisiologi, keterjaminan, dan
egoistik.
b. Keterjaminan pekerjaan. Karena ancaman dari
perubahan teknologis, keinginan ini sangat
mendapat prioritas untuk banyak karyawan dan
serikat buruh.
c. Teman-teman sekerja yang menyenangkan.
Keinginan ini berasal dari kebutuhan sosial untuk
berteman dan diterima.
d. Penghargaan atas pekerjaannya yang dilakukan.
Keinginan ini berasal dari pengelompokan
kebutuhan secara egoistik.
e. Pekerjaan yang berarti. Keinginan ini berasal baik
dari kebutuhan akan penghargaan maupun
dorongan ke arah perwujudan diri dan prestasi.
f. Kesempatan untuk maju. Tidak semua karyawan
ingin maju. Beberapa orang merasakan
kebutuhan-kebutuhan egoistik. Namun sebagian
besar karyawan ingin mengetahui bahwa
kesempatan untuk itu ada jika mereka ingin
menggunakannya.
g. Kondisi kerja yang nyaman, aman dan menarik.
Keinginan akan kondisi kerja yang baik juga
didasari oleh banyak kebutuhan. Kondisi kerja
yang aman berasal dari kebutuhan akan
keamanan.
h. Kepemimpinan yang mampu dan adil. Keinginan
akan kepemimpinan yang baik dapat berasal dari
kebutuhan-kebutuhan fisiologi dan keterjaminan.
i. Perintah dan pengarahan yang masuk akal.
Perintah merupakan komunikasi sesuai dari
tuntutan organisasi. Pada umumnya perintah
tersebut harus berkaitan dengan keadaan yang
diperlukan, dapat dilaksanakan lengkap tetapi
tidak dirinci secara berlebihan, jelas atau singkat
dan disampaikan dengan cara merangsang sikap
menerima.
j. Organisasi yang relevan dari segi sosial.
Kecenderungan sosial yang semakin menaruh
pada organisasi-organisasi swasta, juga
mempengaruhi pengharapan pada karyawan.
