Aspek-aspek Efikasi Diri


Efikasi diri yang dimiliki seseorang berbedabeda, dapat dilihat berdasarkan aspek yang mempunyai
implikasi penting pada perilaku. Bandura (1986)
mengemukakan ada tiga aspek dalam efikasi diri, yaitu:
a) Magnitude. Aspek ini berkaitan dengan
kesulitan tugas. Apabila tugas-tugas yang
dibebankan pada individu disusun
menurut tingkat kesulitannya, maka
perbedaan efikasi diri secara individual
mungkin terbatas pada tugas-tugas yang
sederhana, menengah, atau tinggi.
Individu akan melakukan tindakan yang
dirasakan mampu untuk dilaksanakannya
dan akan tugas-tugas yang diperkirakan
di luar batas kemampuan yang
dimilikinya.
b) Generality. Aspek ini berhubungan luas
bidang tugas atau tingkah laku. Beberapa
pengalaman berangsur-angsur
menimbulkan penguasaan terhadap
pengharapan pada bidang tugas atau
tingkah laku yang khusus sedangkan
pengalaman lain membangkitkan
keyakinan yang meliputi berbagai tugas.
c) Strength. Aspek ini berkaitan dengan
tingkat kekuatan atau kemantapan
seseorang terhadap keyakinannya.
Tingkat efikasi diri yang lebih rendah
mudah digoyangkan oleh pengalamanpengalaman yang memperlemahnya,
sedangkan seseorang yang memiliki
efikasi diri yang kuat tekun dalam
meningkatkan usahanya meskipun
dijumpai pengalaman yang
memperlemahnya. (Manuntung, 2018:57-
58)